NIAS – Ratusan siswa yang ada di 30 desa yang tersebar di tiga kecamatan, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, terpaksa harus menyeberangi sungai setiap hari untuk menuju ke sekolah. Pasalnya, pemerintah belum membangun kembali jembatan yang bisa membantu para siswa ini.
Jembatan tersebut telah rusak sejak enam tahun silam. Namun hingga kini pemerintah setempat belum juga membangunnya kembali. Para siswa ini harus rela untuk basah serta menjinjing sepatu mereka guna menyeberangi sungai menuju ke sekolah.
Alirannya pun begitu menantang yang membentang sepanjang 70 meter. Satu-satunya jembatan yang dimiliki desa tersebut harus rusak karena terbawa arus. Alhasil, terdapat tiga ratus siswa serta ribuan warga yang harus menyeberangi sungai setiap hari.
Aliran sungai pun akan meninggi saat musim hujan datang. Mereka akhirnya terpaksa tidak bisa datang ke sekolah. Kejadian ini lumrah terjadi dan para guru pun bisa memahami hal tersebut.
Hingga kini jembatan tersebut belum juga diperbaiki. Tiga kecamatan tersebut tidak bisa dinikmati. Masyarakat berharap agar pemerintah bisa kembali membangun jembatan mereka. (afr)
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik