Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tolong! Uang Beasiswa KIP Siswa Ini Ditahan oleh Pihak Sekolah

Tolong! Uang Beasiswa KIP Siswa Ini Ditahan oleh Pihak Sekolah
Foto: Ilustrasi Okezone
A
A
A

BANTUL - Sejumlah uang beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang dinyatakan dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP), milik salah satu siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Sanden ditahan pihak sekolah. Alasannya, sekolah akan menggunakannya sebagai uang gedung.

Penahanan uang KIP ini terjadi kepada anak Sarjiyo yang bernama Awanda Devita Kurniawati. Kejadian tersebut menimpa anaknya saat duduk di kelas VII, dan hingga Awanda duduk di kelas VIII, uang yang ditahan tersebut tidak kunjung kembali ke tangan Sarjiyo atau putrinya. Sehingga, Sarjiyo hanya bisa pasrah menunggu jatah KIP berikutnya, yang akan turun tidak lama lagi.

Sarjiyo menerangkan, pada 17 Februari 2017 dirinya ke sekolah untuk ikut mengantre pencairan dana beasiswa PIP. Di sana, sudah ada petugas dari bank dan ada sejumlah guru di lokasi yang sama. Ia yang mendapat nomor antrean 4, maju untuk mengambil uang dari petugas bank.

Sebagai bank yang ditunjuk pemerintah untuk mendistribusikan dana PIP, petugas juga memberikan informasi kepada Sarjiyo bahwa uang tersebut hendaknya digunakan untuk membeli keperluan sekolah.

“Kemudian di sana ada guru yang sudah membawa kardus berukuran besar, saya dipanggil untuk mendekati mereka, membayar infak. Saya memberikan Rp25.000, tapi saat saya mau meminta sisa uang malah tidak diperbolehkan, untuk uang gedung katanya,” ujar warga Kregan, Tirtomulyo, Kretek itu, baru-baru ini.

Dirinya sudah memberikan penjelasan kepada guru, bahwa uang sekitar Rp400.000 itu akan digunakan untuk membeli sepatu putrinya. Namun sekalipun Sarjiyo telah merajuk, uang tak kunjung kembali, alasannya ia diketahui belum membayar uang gedung, dan nanti akan ada masanya, putrinya kembali mendapatkan dana PIP.

“Saya jadi lupa jumlah tepatnya berapa yang saya terima, soalnya belum lama saya pegang dari petugas bank, uang sudah diambil oleh guru. Saya kemudian menghadap guru di sekolah, namun saya tetap gagal membawa pulang uang itu,” lanjutnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement