Advertisement
Advertisement

Kerja Keras Berbuah Manis, Anak Tukang Becak Raih IPK 4,00 di ITB

Iradhatie Wurinanda , Jurnalis-Minggu, 12 Februari 2017 |22:18 WIB
Kerja Keras Berbuah Manis, Anak Tukang Becak Raih IPK 4,00 di ITB
Kampus ITB (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pada 2014 silam, Sawiri bangga sekaligus tidak percaya lantaran mimpi sang anak, Herayati untuk mengenyam bangku kuliah terwujud. Tak tanggung-tanggung, putrinya itu berhasil diterima di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Institut Teknologi Bandung (ITB), mengalahkan puluhan ribu peserta seleksi dari seluruh Indonesia.

Profesi Sawiri sehari-hari adalah seorang tukang becak. Warga Cilegon, Banten ini hanya mengantongi sekira Rp15 ribu per hari. Dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, dia pun tak terpikir bisa menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi.

"Bangga dengan Hera. Walaupun ekonominya segini, alhamdulillah anak belajarnya tidak putus semangat, terus belajar," ucapnya dikutip dari wawancaranya bersama MNC News.

Sedangkan Herayati sendiri bertekad untuk menaikkan derajat kedua orangtuanya dengan cara berprestasi. Baginya, keberhasilannya selama ini adalah berkat kerja keras orangtuanya. Gadis berhijab tersebut percaya, setiap ada keinginan pasti ada jalan.

"Selalu bersyukur. Orangtua mencari nafkah panas-panasan dan hujan-hujanan. Masa kita mau malas. Saya ingin menaikkan derajat keluarga, kemudian membuat orangtua dan guru bahagia," sebut Hera.

Perjuangan Hera akhirnya berbuah manis. Kini, setelah lima semester menempuh studi di ITB, remaja berusia 19 tahun itu berhasil meraih IPK sempurna, yakni 4,00. Capaian tersebut tentu tidaklah mudah lantaran di semester sebelumnya IPK-nya sempat naik turun.

Perjuangan mahasiswa jurusan kimia itu memang belum selesai untuk bisa lulus sarjana. Meski begitu, keluarganya selalu mendukung Hera. Apalagi, selama kuliah Hera mendapat beasiswa sehingga tidak membebani kedua orangtuanya.

(Susi Fatimah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement