CASABLANCA - Peneliti muda asal Maroko, Rawya Lamhar bersama dua orang juniornya menciptakan inovasi kulkas yang tak membutuhkan energi listrik. Uniknya kulkas tersebut terbuat dari tanah liat. Meski begitu, penemuan tersebut terbukti mampu menyimpan makanan dan obat-obatan layaknya kulkas pada umumnya.
Kulkas yang 100 persen alami ini mampu mempertahankan suhu hingga 6 derajat celcius di daerah kering. Sedangkan untuk di daerah lembab menghasilkan suhu 12 derajat celcius.
Lantaran tak membutuhkan listrik, kulkas ini harus digunakan di lokasi yang sejuk, serta diletakkan jauh dari benda-benda lain, tembok, atau tanah. Kulkas sendiri akan diberi alas yang juga terbuat dari tanah liat.
"Saya mendapatkan ide penemuan ini setelah mengunjungi sebuah desa terpencil di wilayah Maroko Khenifra," tutur Lamhar, dilansir dari Moroccoworldnews, Senin (31/10/2016).
Mahasiswa teknik lingkungan itu menjelaskan, di sana dia menemui penduduk yang menderita penyakit diabetes. Sedangkan tak ada tempat yang bisa menampung insulin mereka. Selain itu, Lamhar juga menemukan banyak orang di pegunungan yang sulit menyimpan sayuran karena tak ada listrik.
"Bagi orang-orang yang tinggal di desa-desa terpencil Maroko tanpa banyak akses listrik, penemuan ini menjadi salah satu yang penting," ucapnya.
Atas temuannya tersebut, dia bersama dua rekannya sedang mendirikan Go Energyless, yakni sebuah perusahaan kecil untuk mempromosikan inovasi kulkas tanah liat tersebut. Bahkan, mereka juga telah membangun rumah produksi di Marakesh yang menjual kulkas tanah liat dengan harga 220 sampai 500 dirham.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik