"Kendaraan ini diharapkan dapat digunakan di lingkungan kampus sebagai transportasi alternatif," kata Rektor UI Muhammad Anis.
Selain merancang kendaraan listrik, Tim Molina UI juga menciptakan sistem termal untuk pendinginan kabin dan baterai serta sistem fluida berupa aplikasi jet sintetik untuk perbaikan aerodinamika kendaraan. Di bagian elektrik, Tim Molina UI juga berhasil merancang Power inverter dan motor listrik dengan daya 25 kW. Sistem ini akan diaplikasikan pada mobil konversi yang telah dikembangkan.
Sedangkan untuk memudahkan komunikasi dengan mesin, dikembangkan pula perangkat embedded computer dan antarmuka pengguna. Sistem ini akan digabungkan dengan sistem kestabilan dan pengujian kendaraaan. Saat ini, Tim Molina UI juga tengah mengembangkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik dengan menggunakan energi dari PLN dan sel surya.
"Secepatnya bis listrik ini akan difungsikan seperti layaknya bus kuning untuk mendukung visi UI sebagai green campus. Mengingat polusi udara dari waktu ke waktu semakin meningkat, diharapkan inisatif UI menggunakan mobil listrik di dalam kampus dapat menjadi salah satu upaya untuk menekan angka polusi udara," imbuh Anis.
Anis mengklaim, upaya ini juga turut mendukung ketahanan energi di Tanah Air serta membudayakan kegiatan ramah lingkungan. "Tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, penelitian dan inovasi yang dikembangkan para sivitas akademika UI ini juga turut mengembangkan kompetensi mahasiswa UI untuk semakin menguasai teknologi dan tidak lagi tergantung pada industri mobil besar yang hanya menjadikan bangsa Indonesia sebagai konsumen," pungkasnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik