Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ki Hadjar Dewantara Pernah Nyantri di Prambanan

Taufik Budi , Jurnalis-Senin, 02 Mei 2016 |16:04 WIB
Ki Hadjar Dewantara Pernah <i>Nyantri</i> di Prambanan
Raden Mas Suwardi Surryaningrat alias Ki Hadjar Dewantara bersama istrinya Raden Ajeng Sutartinah. (Foto: Prabowo/Okezone)
A
A
A

"Kenapa Ki Hadjar Dewantara diabadikan sebagai tokoh pendidikan? Dialah yang berani mendobrak sistem pendidikan pribumi. Ki Hadjar Dewantara memperjuangkan hak pendidikan para warga pribumi dengan perjuangan yang luar biasa," jelasnya.

Jiwa kritisnya terhadap kolonial Belanda menjadikannya diusir dari Jawa dan diasingkan ke Bangka hingga ke Belanda (1913). Bersama tiga serangkai, Ki Hadjar Dewantara, Ernest Doewes dan Cipto Mangunkusumo, muncul ide-ide pendidikan untuk kaum pribumi.

"Sepulang dari Belanda pada September 1919, Ki Hadjar Dewantara mulai konsentrasi di bidang pendidikan. Ki Hadjar Dewantara kemudian bergabung dalam sekolah binaan saudaranya. Pengalaman mengajar ini kemudian digunakannya untuk mengembangkan konsep mengajar di Taman Siswa," pungkasnya.

Ikuti try out online SBMPTN 2016 Okezone di laman: tryout.okezone.com pada 25 April-10 Mei. Ada hadiah menarik bagi peserta dengan nilai tertinggi, lho!

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement