Rektor yang akan mengakhiri tugasnya pada 2018 itu menambahkan, ke depan ingin agar Binus bisa lebih diakui, baik di dalam maupun luar negeri. Untuk mewujudkannya tentu bukan perkara mudah. Apalagi, Binus menargetkan pada 2020 menjadi kampus berkelas dunia. Sehingga, ayah dua anak ini berharap, siapa pun yang menggantikan posisinya nanti dapat mengemban tugas dengan lebih baik lagi.
"Supaya memperoleh pengakuan dan mengukir prestasi tentu lulusan menjadi kunci utama. Kita juga harus perhatikan supaya tetap taat aturan pemerintah. Kemudian apa yang dicanangkan bisa tercapai. Jangan sampai karena visi tak tercapai lalu diganti," ungkapnya.
Setelah masa jabatan rektornya berakhir, Harjanto berkomitmen untuk tetap berada dalam bidang pendidikan. Gelar profesor yang disandangnya memiliki tanggung jawab bahwa dia akan tetap menjadi dosen hingga usia 70 tahun.
"Saya berharap semua yang bekerja di Binus lebih tulus, tidak materialistis. Karena kalau setelah posisi rektor berakhir saya tetap jadi dosen, tetapi yang membuat khawatir itu apakah setelah saya tinggal nanti Binus menjadi lebih baik atau tidak. Oleh karena itu siapa pun harus lebih hebat dan pintar," tukas pria yang sudah menjabat Rektor Binus University selama dua periode tersebut.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik