JAKARTA - Bakat seni bisa muncul dari saat masih berusia muda. Namun, anak-anak yang mampu menghasilkan karya menakjubkan, bahkan diakui dunia tentu bukanlah anak-anak biasa.
Berikut ini tiga profil remaja yang sudah menampakan kegeniusannya di bidang seni lukis sejak usia dini.
Aelita Andre
Gadis asal Australia bernama Aelita Andre sudah mulai melukis sejak berusia sembilan bulan. Lahir pada 2007, bakat meluksinya sudah muncul, bahkan sebelum dia mampu berjalan dengan lancar.
Dalam melukis, Aelita menggunakan cat akrilik yang dimuncratkan secara melingkar, sehingga menghasilkan seni abstrak yang dihiasi glitter dan benda-benda kecil lainnya.
Karena kemampuan melukis abstraknya sangat luar biasa, dia dijuluki titisan Picasso. Pada saat usianya menginjak 22 bulan, karya Aelita dipamerkan di Brunswick Street Gallery. Dia juga mampu menjual lukisannya dengan seharga USD24 ribu di Hong Kong.
Tak sampai di situ, pada 2011 gadis berusia sembilan tahun ini menggelar pameran seni pertamanya di New York. Dari pameran tersebut, dia berhasil mengumpulkan lebih dari USD30 ribu.
Kieron Williamson
Kieron adalah seorang pelukis asal Inggris yang menguasai aliran lanskap pedesaan dan pemandangan. Kieron mulai menampakkan bakat seninya ketika berusia lima tahun.
Awalnya, saat liburan di Cornwall, dia meminta orangtuanya memberikan pensil dan kertas untuk menggambar apa yang dia lihat. Hasilnya, memang tampak seperti gambar anak-anak berusia lima tahun. Namun, yang membedakan adalah waktu dan tingkat konsentrasi saat dia menggambar.
Menyadari talenta putranya, keluarga Kieron langsung mendaftarkan dia ke kelas seni. Ternyata, banyak guru memuji dia sebagai "Mini Monet." Setelah itu, lukisan Kieron ditunjukkan dalam pameran pertamanya pada 2009. Dalam waktu beberapa menit, karya tersebut terjual seharga USD22 ribu. Pameran kedua kemudian menghasilkan USD27 ribu, sedangkan pada 2011 meraup lebih dari USD150 ribu.
Dhanat Plewtianyingthawee
Remaja asal Thailand bernama Dhanat Plewtianyingthawee telah menciptakan 2.000 karya seni abstrak yang telah mendapat perhatian secara internasional.
Pada 2006, Dhanat menggelar pameran pertamanya di Bangkok, Thailand. Namun, ternyata bakatnya tak sampai di seni lukis saja. Pasalnya, dia juga memiliki kemampuan memainkan biola. Berlatih biola sejak usia tiga tahun, kini dia sudah menjadi pemain biola tingkat internasional. Bahkan, Dhanat juga unggul di bidang akademis, dan telah menjadi orator di banyak konverensi terkemuka, seperti di Thailand Toastmaster Club.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik