Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Sistem Pendidikan di Jerman

Afriani Susanti , Jurnalis-Senin, 11 Januari 2016 |17:04 WIB
Mengenal Sistem Pendidikan di Jerman
Di Jerman lebih banyak sekolah negeri ketimbang swasta. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Meski demikian, ada lebih banyak sekolah negeri ketimbang swasta di Jerman. Hal ini sesuai hukum di Jerman yang menegaskan bila pendidikan harus diberikan kepada semua orang dan semua orang berhak untuk mendapatkan pendidikan. Tidak heran, Pemerintah Jerman pun menghapuskan biaya kuliah bagi warga negaranya.

Kuliah S-1 di Jerman dijalani selama enam hingga delapan semester. Sehari-hai, adamelibatkan lebih banyak seminar dari dosen ketimbang praktik selama satu tahun akademis. Di akhir kuliah, mahasiswa akan mendapatkan nilai untuk ujian akhir dan presentasi, tugas-tugas serta berbagai proyek. Mahasiswa juga bisa melakukan magang selama beberapa minggu atau bulan.

Sementara untuk gelar master, mahasiswa membutuhkan dua sampai empat semester perkuliahan. Seperti di Indonesia, mahasiswa S-2 di Jerman harus menyelesaikan ujian dan membuat tesis mereka untuk bisa lulus. Usai menyadang gelar master, mahasiswa juga bisa melanjutkan ke program doktoral.

Pendidikan di Jerman menekankan pada pengetahuan serta teoritis. Diharapkan usai lulus nanti, para alumni bisa sukses dalam karier yang mereka jalani. (afr)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement