Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Merawat Kembali Enam Danau UI

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Selasa, 15 Desember 2015 |21:19 WIB
Merawat Kembali Enam Danau UI
Salah satu danau di kampus UI. (Foto: Marieska HV/Okezone)
A
A
A

DEPOK - Keberadaan enam danau Universitas Indonesia (UI) penting bagi kesinambungan lingkungan. Danau dengan luas 269.107 meter persegi itu berfungsi sebagai daerah resapan air terbesar untuk Depok dan Jakarta.

Enam danau itu yakni Kenanga, Agathis, Mahoni, Puspa, Ulin, dan Salam yang disingkat KAMPUS. Enam danau itu dibuat secara bertahap sejak 1983 dan diresmikan pada 1987. Saat itu, UI merencanakan konsep kampus hijau yang menyatu dengan alam.

"Namun keberadaan danau UI saat ini memprihatinkan karena penuh dengan sampah dari berbagai pasar dan permukiman sekitar kampus serta terbawa arus Sungai Ciliwung. Hanya Danau Kenanga yang berada di pusat kegiatan kampus UI yang terlihat bersih dibandingkan dengan danau lainnya," kata Ketua Departemen Lingkungan Hidup Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Fania Khamada dalam Diskusi Publik di Perpustakaan Apung, UI, Selasa (15/12/2015).

Kabid UPT Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) UI, Budi Hartono menyebut, keenam danau tersebut sendiri berfungsi sebagai pengendali banjir dan kekeringan. Namun, fungsi tersebut sudah beralih. Banyak orang memanfaatkan danau sebagai pemancingan. Padahal, fungsi ekologinya besar sekali.

"Selain itu, banyak masalah lain seperti pendangkalan akibat erosi maupun sampah padat yang tidak membusuk, pencemaran air limbah domestik, penurunan keanekaragaman hayati, penangkapan ikan yang berlebihan hingga pertumbuhan gulma air," papar Budi.

Seharusnya, kata Budi, penataan ruang kawasan danau diatur dalam bentuk Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). "Perlu juga upaya ekosistem perairan danau hingga pemagaran di sekeliling danau," imbuhnya.

Pihak UI melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah limbah yang mengancam kondisi danau kampus. Caranya dengan membuat jeruji untuk penyaringan sampah di empat titik inlet (saluran masuk air), pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), normalisasi danau, dan mengadakan petugas alih daya kebersihan danau.

Tahun depan, rencana penataan enam danau di kampus UI pun akan ditingkatkan. Bahkan, pelaksanaannya akan melibatkan Pemerintah Kota Depok dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Direktur Kemahasiswaan UI Arman Nevy mengatakan tak hanya pihak kampus yang peduli dengan keberadaan danau, peran mahasiswa untuk menjaga lingkungan bersama juga dibutuhkan.

"Jangan sampai danau kita yang indah bersih dan sehat jadi kotor di waktu-waktu tertentu," tandas Arman.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement