Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak Siswa MTs Tak Lanjut ke Madrasah Aliyah

Afriani Susanti , Jurnalis-Rabu, 21 Oktober 2015 |14:03 WIB
Banyak Siswa MTs Tak Lanjut ke Madrasah Aliyah
Suasana kegiatan belajar mengajar di kelas. (Foto: dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Jumlah siswa dari madrasah tsanawiyah (MTs, setingkat SMP) yang melanjutkan pendidikan ke madrasah aliyah (MA, setingkat SMA) tidak sebanding. Hanya separuh dari total siswa yang lulus MTs meneruskan studi mereka ke MA.

Direktur Pendidikan Madrasah, Kementerian Agama (Kemenag), Prof. Dr. Phil. H. M. Nurkholis Setiawan, MA, mengungkapkan, salah satu alasan siswa lulusan MTs tidak melanjutkan pendidikannya di MA adalah karena tidak tertarik.

"Ada yang mungkin melanjutkan ke SMA atau SMK. Banyak juga yang memilih belajar di pesantren," ujar Nurkholis di Kemenag, Rabu (21/10/2015).

Nurkholis mengimbuhkan, kebanyakan siswa perempuan memilih menjadi santri. Di pesantren, mereka pun fokus belajar menghafal Alquran.

"Jadi tidak heran bila pesantren bisa meluluskan penghafal-penghafal Alquran atau hafidz," ujarnya.

Saat ini, 4,4 juta anak Indonesia menempuh studi di pesantren pada jenjang sekolah dasar. Banyaknya jumlah santri tersebut menunjukkan bahwa pendidikan berbasis Islam tidak bisa diabaikan, apalagi sektor ini juga berpengaruh pada terwujudnya wajib belajar 12 tahun.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement