Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jenderal Inggris sang Pencetus Pramuka

Jenderal Inggris sang Pencetus Pramuka
Lord Robert Baden Powell, sang Letnan Jenderal pendiri pramuka (foto: istimewa)
A
A
A

Pada 1908, Powell menyandang Letnan Jenderal setelah berada di Inggris saat perang masih berkecamuk. Saat berada di negaranya, Powell mulai berhalusinasi mendirikan Pramuka. Pengalaman di India sebagai pembantu Letnan pada Resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang di puncak gunung serta keberhasilan melatih panca indera kepada Kimball O’Hara yang membuat pria kelahiran 22 Februari 1857 menciptakan Pramuka.

Di mata masyarakat Inggris, Powell bukan anak dari keluarga kelas menengah ke bawah, sebab Prof Domine Baden Powell ayah Powell adalah seorang guru besar Geometri di Universitas Oxford, Inggris.

Sebelum wafat, Powell sempat membentuk organisasi Pramuka untuk usia 17 tahun yang disebut Rover Scout. Pramuka akhirnya terus berkembang di seantero negara kerajaaan tersebut, program dan organisasi Pramuka dilanjutkan istri Powell, Olave St Clair Soames.

Ide Powell mencetuskan Pramuka mendapatkan respon positif di beberapa negara eropa, termasuk Belanda yang ketika itu menjajah Indonesia.

Belanda menyebut Padvinder sebagai gerakan Pramuka-nya. Pada saat penjajahan Belanda, mereka mengagas perlunya Indonesia dihadirkan Pramuka. NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda) inilah yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya Pramuka di Indonesia yang dideklarasikan Belanda.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement