Cangkang yang sudah menjadi serbuk tersebut diujikan pada tulang femur Tikus Sprague Dawley. Setelah pengujian selama dua bulan, peningkatan terhadap densitas tulang yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Indikator ini terlihat dari intensitas sinar X yang terserap oleh tulang.
"Tikus yang diovariektomi dan tidak diberi perlakuan mengalami osteoporosis, sedangkan yang diovariektomi dan diberi cangkang kerang gambaran osteoporosisnya hilang dengan intensitas sinar X yang diserap paling tinggi dibandingkan kelompok lain," imbuhnya.
Aprilia menambahkan, pengujian pre-klinis tersebut menunjukkan bahwa kalsium yang terdapat dalam cangkang kerang tersebut bisa diserap serta membantu mengurangi risiko osteoporosis. Meski begitu, penelitian ini masih perlu ditinjau lebih lanjut.
"Harapan kami, inovasi ini nantinya bisa membantu para penderita osteoporosis dalam mendapatkan sumber kalsium alternatif yang mudah, murah dan efisien," tuturnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik