Mengenal Beasiswa Erasmus Mundus

Margaret Puspitarini, Okezone · Jum'at 10 Oktober 2014 08:17 WIB
https: img.okezone.com content 2014 10 09 65 1050262 TC62g3O7zo.jpg Beasiswa Erasmus Mundus menjadi favorit pelajar yang membidik Eropa sebagai negara tujuan studi. (Foto: dok. Uni Eropa)

JAKARTA - Eropa menjadi salah satu destinasi favorit pelajar asing, termasuk Indonesia untuk menempuh pendidikan tinggi. Apalagi banyak program beasiswa yang ditawarkan untuk berbagai jenjang pendidikan, baik S-1 hingga S-3.

Salah satu program beasiswa tersebut ialah Erasmus Mundus (EM). Beasiswa ini merupakan sebuah program kerjasama dan mobilitas dalam bidang pendidikan tinggi yang bertujuan untuk mempromosikan Uni Eropa sebagai pusat keunggulan ilmu di dunia.

Beasiswa EM terbagi menjadi dua action projects, yakni Action 1-EM Joint Programmes dan Action 2-EM Partnership. Untuk Action 1, Anda terlebih dulu memilih program yang diinginkan. Masing-masing program sudah terdapat daftar universitas yang terdaftar di konsorsium program.

Anda bisa memilih berbagai bidang seperti teknik, manufaktur, dan konstruksi; humaniora dan seni; ilmu sosial, bisnis, dan hukum; kesehatan; pertanian; hingga sains, matematika, dan komputer. Uniknya, dalam masa studi untuk program Action 1, Anda bisa menikmati berkuliah minimal di tiga kampus di negara berbeda.

Selanjutnya, Action 2 menawarkan beasiswa program pascasarjana, pertukaran pelajar selama satu atau dua semester, maupun pertukaran staf dengan durasi satu bulan. Namun, program tersebut hanya ditujukan bagi negara dunia ketiga di luar 28 negara Uni Eropa, negara-negara EEA-EFTA (Islandia, Liechtenstein, dan Norwegia) serta Turki dan negara-negara Balkan barat.

Beasiswa EM diberikan selama masa studi Magister dengan jangka waktu maksimum dua tahun. Penerima beasiswa akan mendapat dana 24 ribu poundsterling untuk program pendidikan satu tahun. Dana tersebut mencakup biaya perjalanan, biaya kuliah, tunjangan bulanan, akomodasi, dan sebagainya.

Pengajuan permohonan untuk mengikuti program Beasiswa EM harus disampaikan langsung ke Konsorsium Magister Erasmus Mundus yang menawarkan program tertentu yang diminati. Surat permohonan tidak dapat diajukan ke Komisi Eropa. Persyaratan khusus dan kriteria penerimaan pun ditentukan oleh masing-masing Konsorsium.

Batas waktu pengajuan permohonan untuk masing-masing Program Magister berbeda dan ditentukan oleh Konsorsium. Biasanya berkisar dari awal Desember hingga akhir Januari. Sebab, tahun akademis program Magister Erasmus Mundus biasanya dimulai antara Agustus dan November.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini