"Ini adalah kolaborasi spesial di mana budaya Indonesia bertemu dengan Pokémon. Mari rasakan budaya kita lebih dekat dan kenali pesonanya bersama Poké Wayang," ujarnya.
Pertunjukan perdana kolaborasi tersebut dijadwalkan berlangsung dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) pada 22 Oktober 2026. Setelah itu, pertunjukan direncanakan diperkenalkan ke sejumlah sekolah dasar di Indonesia sebagai salah satu sarana pengenalan budaya kepada anak-anak.
Melalui pendekatan tersebut, pengenalan wayang tidak hanya diarahkan pada aspek pertunjukan, tetapi juga pada pemahaman mengenai nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Kolaborasi budaya dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga agar warisan budaya tetap dikenal dan dipelajari oleh generasi berikutnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)