JAKARTA – MNC University mengadakan kegiatan movie screening dan photo exhibition bersama Kedutaan Kuba dan Españolindo dalam memperingati 100 tahun Panglima Tertinggi, Fidel Castro Ruz, pemimpin Revolusi Kuba, yang meraih kemenangan pada 1 Januari 1959.
Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Kasuari Lantai 3 MNC University dan terbuka untuk masyarakat umum serta seluruh mahasiswa dan mahasiswi MNC University tanpa dipungut biaya.
Acara dibuka oleh MC, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Komunitas Españolindo, Daffaro Adirajasa (Deputy Head & Head of Operational and Branding). Setelah itu, acara diisi dengan sambutan dari Duta Besar Republik Kuba untuk Indonesia Dagmar González Grau.
Menampilkan film dokumenter 65th Anniversary of the Establishment of Diplomatic Relations Between Cuba and Indonesia, dilanjut dengan film pendek Mi Hermano Fidel (1977) menceritakan tentang kunjungan Fidel Castro ke rumah Salustiano, seorang saksi sejarah yang pernah bertemu dengan pahlawan nasional Kuba, José Martí.
Dilanjut dengan menampilkan film El Hombre De Maisinicu (1973) yang berlatarkan pada tahun 1964 di pegunungan Escambray, Kuba. Film ini berkisah tentang seorang penyusup revolusioner Alberto Delgado, yang memiliki misi untuk membubarkan kelompok kontra-revolusioner dengan cara bergabung dengan kelompok tersebut.
Duta Besar Republik Kuba Dagmar González Grau menyampaikan perasaannya terkait acara. “Very good. Today is very important, not only celebrate and commemorate the 100 years of the Commander Chief, Fidel Castro. Today is the birthday of Soekarno, it's a beautiful coincidence," ucapnya.
"The activity is very important because the students, the young people know about the history. The history is very important, not only the history of Indonesia or Cuba, all history. Because when people know the history, understand the situation, for example the actual situation case very complex. For me, I am very happy for this because this is my objective. The new generation know about the history and the relationship between Cuba and Indonesia,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan persahabatan antara Indonesia dan Kuba dapat terjalin semakin erat, terlebih momentum ini bertepatan dengan hari lahir proklamator Indonesia, Soekarno. Acara ini juga diharapkan mampu menjadi jembatan bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk lebih memahami sejarah dunia serta menghargai hubungan historis yang kuat antara kedua negara.
(Agustina Wulandari )