Semangat Harkitnas, Wamendikdasmen: Setiap Anak Indonesia Harus Memperoleh Pendidikan Bermutu

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Rabu 20 Mei 2026 15:53 WIB
Semangat Harkitnas, Wamendikdasmen: Setiap Anak Indonesia Harus Memperoleh Pendidikan Bermutu (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) disebut menjadi pengingat penting bahwa pemerataan pendidikan masih menjadi pekerjaan besar di Indonesia. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menegaskan seluruh anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan bermutu, termasuk mereka yang tinggal di daerah 3T.

Menurut Wamen Fajar, semangat kebangkitan nasional saat ini harus diwujudkan melalui upaya nyata menghadirkan layanan pendidikan yang adil dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

“Dulu kebangkitan nasional dimulai dari kesadaran kaum terdidik untuk memajukan bangsa. Hari ini, kebangkitan itu harus kita lanjutkan dengan memastikan setiap anak Indonesia, di mana pun berada, memperoleh pendidikan yang bermutu,” ujar Fajar dalam keterangannya memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5/2026).

Ia menjelaskan, program Pendidikan Bermutu untuk Semua yang dipimpin Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan berkualitas.

Sejak menjabat sebagai wakil menteri, Fajar mengaku aktif mengunjungi berbagai daerah untuk melihat langsung kondisi pendidikan di lapangan. Sejumlah wilayah yang dikunjunginya antara lain Papua Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Sumatera Barat.

Dalam kunjungan tersebut, ia mengaku melihat langsung perjuangan guru, kepala sekolah, serta para siswa yang tetap bersemangat belajar di tengah berbagai keterbatasan.

“Kami hadir langsung ke daerah bukan sekadar untuk melihat, tetapi untuk mendengar. Dari ruang-ruang kelas di berbagai penjuru Indonesia, kita belajar bahwa Pendidikan Bermutu untuk Semua harus menjadi pengalaman nyata bagi setiap anak bangsa,” katanya.

Program Pendidikan

Fajar juga menyoroti program revitalisasi sekolah dan penyediaan Papan Interaktif Digital (PID) yang disebut menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintah di bidang pendidikan.

Pada 2025, pemerintah disebut telah merevitalisasi lebih dari 16 ribu satuan pendidikan dengan anggaran Rp16,9 triliun. Sementara pada 2026, revitalisasi ditargetkan menyasar sekitar 11.744 sekolah, dengan kemungkinan tambahan hingga total lebih dari 71 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Di bidang digitalisasi pembelajaran, pemerintah juga telah menyalurkan 282.180 perangkat PID ke berbagai sekolah, termasuk di daerah 3T. Pemerintah menargetkan setiap sekolah nantinya minimal memiliki tiga unit perangkat tersebut.

Menurut Fajar, revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran bukan sekadar penyediaan fasilitas, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

“Revitalisasi sekolah dan Papan Interaktif Digital harus menjadi energi baru untuk memperkuat kualitas pembelajaran. Dengan semangat partisipasi semesta, seluruh elemen bangsa harus bergerak bersama memastikan pendidikan bermutu benar-benar hadir bagi semua anak Indonesia hingga ujung negeri,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebangkitan nasional saat ini harus tercermin dari perubahan nyata di dunia pendidikan.

“Setiap sekolah yang diperbaiki, setiap guru yang diperkuat, dan setiap anak yang mendapatkan akses pendidikan bermutu adalah bagian dari kebangkitan nasional hari ini. Dari ruang-ruang kelas itulah masa depan Indonesia Emas 2045 sedang dibangun,” pungkasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya