“Beberapa lagu yang kami pasangkan dengan tarian dalam pertunjukan ini antara lain Paris Barantai, Ampar-ampar Pisang, Rasa Sayange dan Bungong Jeumpa”, ujar pelajar yang akrab disapa dengan panggilan Inay.
Kombinasi tari dan lagu daerah yang dibawakan para pelajar mengundang keriuhan para peserta Manaaki New Zealand Scholar Conference 2024, mengingat pertunjukan berlangsung meriah dan ditutup dengan rancaknya kreasi tarian Saman dan Ratoh Jaroe di panggung utama pertunjukan.
Manaaki New Zealand Scholar Conference 2024 merupakan konferensi yang pertama kali diselenggarakan sejak beasiswa Manaaki New Zealand diberikan oleh pemerintah Selandia Baru, dimana dihadiri sekitar 500 pelajar dari 54 negara.
Adapun pelajar Indonesia yang merupakan bagian Perhimpunan Pelajar Indonesia di Selandia Baru (PPI Selandia Baru) dan mengikuti konferensi ini berjumlah sekitar 50 orang dari berbagai universitas di Selandia Baru, antara lain University of Auckland, Auckland University of Technology, Massey University, Victoria University of Wellington, University of Canterbury, University of Waikato, University of Otago, dan Lincoln University.
(Taufik Fajar)