Nasib 463 Calon Taruna Usai Penerimaan Mahasiswa STIP Dimoratorium

Saskia Adelina Ananda, Jurnalis
Minggu 19 Mei 2024 14:29 WIB
Mahasiswa STIP Jakarta (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) yang tergabung dalam Corps Alumni Akademi Ilmu Pelayaran (CAAIP) memahami apa yang diputuskan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya usai terjadinya Kasus kekerasan yang dialami taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Putu Satria Ananta Rastika oleh seniornya.

Atas insiden ini, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengeluarkan empat kebijakan baru yang akan diterapkan di STIP, yaitu penghilangan atribut kepangkatan pada seragam, moratorium, tidak wajib asrama untuk tingkat II ke atas, dan mengubah kurikulum.

Para alumni pun menggelar diskusi untuk membahas reformasi pendidikan pelayaran, termasuk mendiskusikan kebijakan baru yang akan diterapkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di STIP.

Ketua Corps Alumni Akademi Ilmu Pelayaran, Iko Johansyah menghargai niat baik Menhub Budi Karya yang menginginkan transformasi pendidikan Indonesia lebih baik, termasuk pendidikan pelayaran.

"Namun, empat wacana kebijakan untuk STIP yang disampaikan beberapa waktu lalu membuat CAAIP ingin mendalami lebih jauh bersama para akademisi, praktisi pelayaran, alumni, hingga orang tua taruna," ujarnya, Minggu (19/5/2024).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya