JAKARTA - Sumber Daya Manusia (SDM) perawat di Indonesia dianggap memiliki kualitas untuk dapat bersaing dengan pangsa global. Namun, untuk dapat mencapai hal tersebut, diperlukan sekolah keperawatan yang memadai di Tanah Air.
International Test Center (ITC), perwakilan resmi CGFNS International di Indonesia meluncurkan CGFNS Global Passport Vault (GPVault) dan International Standards for Professional Nurses (ISPN). GPVault merupakan sebuah program sebagai layanan baru yang dapat digunakan tanpa memungut biaya (gratis).
Program GPVault diperkenalkan sebagai layanan baru yang memungkinkan perawat untuk menyimpan dokumen evaluasi kredensial mereka sejak mereka masih menjadi mahasiswa. Hal ini akan mempermudah proses mobilitas global ketika mereka lulus dan menjadi perawat berlisensi.
Selain GPVault, ITC dan CGFNS juga meluncurkan program International Standards for Professional Nurses (ISPN) sebagai bagian dari upaya pengembangan karier dan peningkatan pengetahuan keperawatan dengan standar internasional.
ISPN adalah ujian keperawatan berstandar internasional yang dirancang sebagai benchmarking pengetahuan perawat dengan mengadopsi standar internasional. Dengan demikian, ISPN diharapkan dapat membantu perawat Indonesia dalam mobilitas dan pengembangan karier mereka.
CEO International Test Center (ITC) Jenny Lee mengatakan bahwa program GPVault dianggap sebagai inovasi terbaru dalam bidang pendidikan dan pengembangan karier keperawatan di Indonesia.
“Peluncuran program GPVault, yang diprakarsai oleh CGFNS, merupakan terobosan baru dalam pendidikan dan pengembangan karier keperawatan. Layanan tanpa biaya dan inovatif tersebut, saat ini akan memungkinkan mahasiswa keperawatan tahun ketiga dan keempat menyimpan dokumen evaluasi kredensial mereka dengan aman, menawarkan platform dinamis untuk pengelolaan yang lancar dan berbagi informasi penting, kata Jenny Lee, Selasa (30/1/2024).