Dosen Komunikasi Pemerintahan, Unjani, Lukman Munawar Fauzi menyebutkan, sengaja menghadirkan narasumber dari luar untuk menambah bobot keilmuan mahasiswa. Respons mahasiswa juga sangat antusias karena mereka bisa berinteraksi langsung dengan nara sumber yang memiliki pengalaman secara konseptual dan empiris.
"Sesuai dengan program kampus merdeka yakni praktisi mengajar di kelas, Unjani sering menghadirkan praktisi umum ataupun nara sumber dari TNI AD. Sehingga dapat menambah wawasan dan mengasah intelektual mahasiswa," terangnya.
Sementara salah seorang mahasiswa semester tiga Fakultas FISIP, Prodi Ilmu Pemerintahan, Arief Muhaemin mengaku, mendapatkan ilmu baru soal demokrasi di Indonesia dari paparan yang disampaikan, sehingga sebagai generasi muda dan agen perubahan di masyarakat, dirinya bisa memahami demokrasi secara benar dan utuh.
"Banyak ilmu baru yang saya dapatkan, apalagi tema yang dibahas soal demokrasi dan politik. Terlebih sebentar lagi mau Pemilu, generasi muda perlu diberi pemahaman agar mau menyalurkan hak suaranya dan tidak apatis terhadap politik," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)