JAKARTA – Kasus pneumonia yang saat ini terjadi di China dikhawatirkan menyebar secara global. Epidemiolog serta Peneliti asal Griffith University, Australia, Dicky Budiman memberikan tips agar terhindar dari wabah ini.
Dia menjelaskan infeksi ini terjadi bisa saja menyerang satu ataupun kedua paru-paru seseorang. Tidak hanya itu dengan terinfeksinya paru-paru, maka akan menyebabkan kantung udara di dalam paru-paru itu terisi dengan cairan atau bahkan nanah yang disebabkan oleh infeksi baik itu bakteri, virus, ataupun jamur. Dicky menjelaskan diperlukan beberapa upaya dalam pencegahan serta penanganan pneumonia ini.
BACA JUGA:
“Nah unuk pencegahan dan penanganan sebetulnya ada di bawah level Covid-19 tapi kalau bicara penanganan tenu sistem rujukan perlu dipersiapkan,” kata Dicky kepada wartawan, Minggu (3/12/2023).
Selain itu, peran pemerintah juga diperlukan untuk memperkuat dan memastikan sistem rujukan termasuk juga literasi pada masyarakat terkait rumah sebagai golongan pertama. Namun, hal itu juga perlu didukung langkah pencegahan lainnya seperti menggunakan masker dan mencuci tangan.
BACA JUGA:
Lebih lanjut, Dicky menyarankan kepada masyarakat agar menjaga hidup bersih dan sehat untuk menurunkan infeksi terutama pada saluran pernapasan yang sama hal nya dengan yang dilakukan pada masa pandemi sebelumnya.
“Kita harus menjaga bahkan memperkuat dengan kembali budayakan seperti kasus pada masa pandemi. Nah ini yang akan mencegah kasus-kasus itu (penumonia), dan sekali lagi vaksin juga sangat penting,” ucap Dicky.
Karena menurutnya, saat ini banyak dari masyarakat atau pemerintah yang sudah mulai meninggalkan kebiasaan itu, maka kondisi seperti ini yang akan menjadi rawan dan harus ditingkatkan kembali. Di sisi lain, pembatasan perjalanan ke luar negeri juga sebaiknya dibatasi. Namun apabila tetap ingin melakukan perjalanan sebaiknya perhatikan beberapa hal.
BACA JUGA:
“Jika ingin melakukan perjalanan luar negeri tingkatkan imunitas, selain dengan menggunakan vaksin, mengonsumsi makanan seimbang, olaharaga dan istirahat cukup juga diperhatikan,” tutur Dicky.
(Marieska Harya Virdhani)