JAKARTA - Memilih sekolah untuk anak seringkali membingungkan para orangtua, terlebih bagi yang pertama kali menyekolahkan anaknya. Ada banyak sekali pertimbangan yang perlu diperhatikan untuk memilih sekolah anak.
Pemain Film Tika Bravani, yang kini menjadi seorang ibu juga merasakan hal demikian. Menginjak usia tiga setengah tahun, Tika bersama suami sudah sibuk mencari sekolah yang tepat untuk anaknya.
“Anak saya baru masuk playgroup kemarin. Dari situ juga mata saya mulai terbuka bahwa ada banyak sekali jenis sekolah yang bisa dipilih saat ini, mulai dari international based, kurikulum nasional, atau montessori, ada banyak banget dan harganya juga enggak main-main” kata Tika Bravani di Jakarta, dikutip Rabu (13/9/2023).
Selain segi biaya yang harus diperhatikan, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu dalam memilih sekolah anak. Berikut ini merupakan beberapa tips dari Tika
Bravani dalam memilih sekolah untuk anak.
5 Tips Memilih Sekolah untuk Anak
1. Pilih Sesuai ‘Value’ Keluarga
Dalam memilih sekolah, salah satu yang harus diperhatikan adalah pilih sekolah sesuai dengan value yang dimiliki keluarga. Value disini dalam arti ingin fokus kemana pendidikan anak yang akan dituju, bisa ke sekolah yang berbasis agama seperti sekolah islam, atau sekolah dengan basis internasional yang menekankan di bahasa Inggris. Hal-hal tersebut bisa menjadi pertimbangan yang paling awal.
2. Metode Pembelajaran Yang Sesuai
Setiap sekolah memiliki treatment dan cara ajar yang tidak seratus persen sama. Ada nilai-nilai atau metode pembelajaran yang diajarkan di sekolah yang satu, namun tidak di yang lain. Dalam hal ini, menurut Tika orang tua bisa mencari tahu terlebih dahulu
bagaimana sekolah tersebut dalam memberikan metode pembelajaran. Kemudian berikan perhatian terhadap anak terlebih dahulu sebelum memilih sekolah, apakah anak butuh
pengajar yang ekstra karena masih di masa aktif, atau butuh sekolah berkebutuhan khusus
untuk anak yang memiliki bakat lebih.
3. Pertimbangkan Jarak Lokasi
Sebagai seorang ibu yang memiliki anak balita, terkadang anak akan merasa bosan jika sekolah yang dituju terlalu jauh karena memakan waktu tempuh yang lama. Hal yang bisa
dilakukan untuk mencegah adalah memilih sekolah dengan jarak yang dekat, atau masih terjangkau dari rumah. Selain itu, untuk kegiatan di luar sekolah seperti tugas sekolah atau kumpul bersama teman bisa lebih efisien waktu jika berada di lingkungan yang tidak jauh dari rumah.
4. Fasilitas dan Pengajar di Sekolah
Tika juga mempertimbangkan untuk memilih sekolah dengan fasilitas yang memadai, layak, dan memudahkan anak dalam belajar. Kemudian mempertimbangkan apa saja yang
ditawarkan sekolah tersebut yang jarang atau di sekolah-sekolah lain masih sulit ditemui. Selain itu, mencari tahu lebih dulu bagaimana cara guru berinteraksi dengan murid, hal ini bisa ditanyakan kepada teman atau kolega yang pernah bersekolah di sana.
BACA JUGA:
5. Peka dengan Keinginan Anak
Dalam memilih sekolah, anak harus memiliki peran aktif untuk bersuara bahkan ikut mencari di mana dia akan sekolah, karena menyangkut dengan masa depan dirinya. Perhatikan ke mana
mau anak atau tanyakan secara langsung. Jangan terlalu memaksa anak untuk mengikuti kemauan orang tua jika anak sudah kukuh pada pendiriannya. Anak bisa memilih sendiri apa
yang akan dijalankan, termasuk memilih sekolah impiannya. Di jenjang yang lebih tinggi.seperti menuju perguruan tinggi, anak biasanya sudah punya pertimbangannya sendiri pendidikan yang akan ditempuh.
(Marieska Harya Virdhani)