JAKARTA - Calon mahasiswa dari negara lain yang batal kuliah di Korea Selatan mengeluhkan pengembalian uang kuliah mereka lamban dari pihak terkait. Sebagian calon mahasiswa dari negara lain batal kuliah di sana, salah satunya karena terkendala visa.
Beberapa universitas dan sekolah kejuruan dinilai lamban dalam mengembalikan uang kuliah untuk orang asing yang ditolak visanya yang tidak dapat belajar di Korea. Bahkan dalam beberapa kasus, beberapa pengembalian uang memakan waktu lebih dari setahun.
BACA JUGA:
Dengan banyaknya orang asing yang tinggal di luar negeri selama proses aplikasi mereka, banyak yang tidak punya pilihan selain menunggu sampai uang mereka kembali. Menurut JoongAng Ilbo, dilansir Selasa (8//8/2023), afiliasi dari Korea JoongAng Daily, 55 siswa Vietnam mendaftar ke sekolah seni di Jeonju, Jeolla Utara, antara Maret dan Juni tahun lalu. Semua mahasiswa membayar biaya kuliah satu semester sebesar USD3.390, karena sekolah harus menyerahkan sertifikasi pembayaran uang sekolah kepada Kementerian Kehakiman untuk aplikasi visa pelajar bahasa D-4-1 calon siswa.
Terlepas dari 24 orang yang mendapatkan visa dan mendaftar di universitas, 31 sisanya ditolak visanya atau menyerah untuk belajar di luar negeri. Universitas berjanji untuk mengembalikan uang para mahasiswa tersebut, tetapi 10 mahasiswa harus menunggu hingga akhir Juli untuk mendapatkan kembali uang mereka.
BACA JUGA:
"Para siswa terus meminta uang mereka kembali, tetapi universitas tidak melakukan apa-apa," kata Huong Bao Anh, kepala lembaga studi di luar negeri yang membantu para siswa mendaftar ke sekolah tersebut.
"Ada banyak kasus di mana saya harus membayar uang kuliah mereka kembali dengan uang saya sendiri (ditalangi) sampai universitas secara resmi melakukan pengembalian uang,” tuturnya.
Biaya kuliah di universitas Korea tidak murah
Menurut Kantor Statistik Umum Vietnam, rata-rata pekerja di Vietnam harus menabung gaji satu tahun untuk biaya kuliah satu semester di Korea. "Memang benar kami sudah lama tidak mengembalikan uang kepada 10 siswa itu," kata juru bicara sekolah seni itu.
BACA JUGA:
"Kami telah selesai mengembalikan semua uang per 1 Agustus, dan kami sangat menyesal bagi mereka yang menghadapi kesulitan karena pengembalian uang yang tertunda,” tutur jubir.
Ini adalah salah satu dari banyak kasus di mana sekolah lamban dalam pengembalian uang. Sementara itu, mengenai kemungkinan gugatan, universitas mengatakan bahwa pengembalian dana membutuhkan waktu.
"Universitas sedang melalui proses pengembalian dana," kata juru bicara universitas.
“Jika ada masalah dengan apa yang kami lakukan, maka masyarakat bisa melaporkannya ke polisi atau mengajukan gugatan,” tutur pihak kampus.
(Marieska Harya Virdhani)