6. Contoh Keenam
Bahaya Internet Bagi Remaja
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Pada era digital saat ini Internet rasanya sangat mudah untuk dijangkau dan melekat pada kehidupan sehari-hari, khususnya untuk para kalangan remaja.
Bab 2
2.1 RUMUSAN MASALAH
Pada dasarnya internet ini mampu membantu banyak menyelesaikan kegiatan manusia seperti membantu menyelesaikan pekerjaan, pelajaran dan juga komunikasi.
Namun tidak seluruh kalangan remaja
menjadikan internet bukan hanya membantu menyelesaikan pekerjaan, namun menjadi
kebutuhan pokok, ini lah masalah yang dihadapi saat ini.
BAB 3
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Tentunya tidak semua remaja yang dapat mengakses atau menggunakan internet dengan baik serta benar tanpa memberikan terpengaruh dampak negatifnya. Sebab banyak diluaran sana sebagian para remaja yang salah dalam memanfaatkan jejaring internet sehingga ini menghasilkan dampak yang buruk untuk dirinya serta untuk lingkungan disekitar remaja.
3.2. Saran
Untuk kalangan remaja benar internet
adalah media yang sangat membantu dalam menyelesaikan berbagai persoalan, namun
akan sangat lebih baik apabila penggunaan internet bagi para remaja ini
diperhatikan, dibatasi serta diawasi oleh orang tua. Mungkin dengan memberi
pengertian akan hal negatif serta positif dari internet kepada remaja.
7. Contoh Ketujuh
Sistem Sekolah BATIK (Berkarakter, Aktif, Kreatif, Kompetitif) Untuk Membentuk Generasi Indonesia yang Unggul
Karya; Andri Kosiret, dan Chindy
Listia Utami
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Pendidikan menjadi salah satu sarana yang berpengaruh besar dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas. Melalui pendidikan, dapat tercipta generasi berkarakter yang mampu mengaktualisasikan diri menjadi ujung tombak kemajuan peradaban.
Sebagaimana tercantum dalam Pembukaan
Undang-Undang Dasar 1945, tujuan nasional pendidikan adalah untuk mencerdaskan
kehidupan bangsa yang pada akhirnya akan menopang kesejahteraan rakyat. Bila
ditinjau ke dalam realita pendidikan Indonesia saat ini, indikator keberhasilan
dari tujuan tersebut masih sangatlah jauh dari kata tercapai. Belum bangkitnya
pendidikan Indonesia dari keterpurukan sejatinya menimbulkan satu masalah
besar, akan dibawa kemana peradaban negeri ini kelak?
Bab 2
2.1 RUMUSAN MASALAH
Hasil PISA (Programme for International Student Assessment) yang menguji pelajar sedunia dalam keterampilan membaca, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Matematika menempatkan Indonesia di posisi ke-64 dari 65 negara partisipan.
Bergeser sedikit ke lingkup sosial,
maraknya pemberitaan media massa tentang tindak kriminal hingga asusila
ternyata kerap dilakukan oleh kalangan remaja yang notabene adalah pelajar. Dua
kondisi yang tampak di atas menggambarkan bahwa pendidikan Indonesia berada
dalam masa yang amat kritis, baik dari segi kompetensi bidang maupun segi
karakter dan perilaku peserta didik.
Kondisi para pelajar Indonesia ini
masih sangat jauh dari harapan sebagai generasi yang cerdas dan mampu bersaing
di kancah internasional. Jika ditarik garis beberapa tahun kebelakang, dapat
disaksikan bersama bahwa Indonesia terkenal dengan jati diri bangsa yang
berkaraker dan berbudi luhur.
Terbentuknya asas dasar Negara
Indonesia melalui kondisi bangsa yang penuh kearifan serta religiusitas
masyarakatnya sangat tinggi secara tidak langsung membuktikan telah adanya
benih karakter yang tertanam pada diri individu masyarakat Indonesia, begitu
pula dengan siswa-siswi Indonesia.
BAB 3
PENUTUP
3.1Kesimpulan
Hal ini menjadi ciri khas yang membedakan siswa Indonesia dengan siswa bangsa lain. Berpadu dengan wawasan intelektual pemuda yang luas harusnya dapat menjadi modal tambah bagi para pelajar Indonesia untuk lebih unggul.
Berbagai kebijakan pendidikan dibuat
pemerintah dengan harapan dapat mengarahkan para siswa menjadi unggul dalam
segala bidang, baik dari segi kompetensi, karakter, serta jiwa kompetitif
sebagai bekal bersaing dengan pelajar pelajar dari negara lain. Salah satu
kebijakan pendidikan tersebut adalah perubahan
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
(KTSP) 2006 menjadi Kurikulum 2013. Akan tetapi kebijakan tersebut hingga kini
belum juga membuahkan generasi unggul yang mampu bersaing di kancah
internasional seperti yang telah lama dinanti-nantikan.
3.2 Saran
Berdasarkan latar belakang tersebut,
adanya inovasi baru dalam kebijakan pendidikan untuk mengatasi permasalahan
pendidikan dan membentuk generasi unggul, yakni generasi muda berkarakter,
aktif, kreatif, dan kompetitif merupakan hal yang sangat penting. Solusi yang
tepat untuk hal ini adalah Sistem Sekolah BATIK (Berkarakter, Aktif, Kreatif,
dan Kompetitif), yakni inovasi sistem pendidikan yang mengedepankan adanya
perubahan dalam tiga hal pokok, antara lain metode pembelajaran, kalangan
pengajar, dan kuantitas siswa di tiap kelas.
8. Contoh Kedelapan
Pembuatan Casing Handphone Berbahan Limbah Plastik untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat
Karya: Sinta Puspitasari, Khaula, Isma
Farikha LN
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Limbah plastik telah menjadi salah satu permasalahan limbah yang sampai saat ini membutuhkan penanganan lebih dikarenakan sifatnya yang membutuhkan waktu lama dan sulit untuk terurai. Berbagai tindakan oleh pemerintah telah dilakukan untuk mengurangi jumlah limbah plastik seperti pengurangan kadar plastik dalam suatu produk, kantong plastik belanja yang berbayar, penggunaan plastik yang lebih ramah lingkungan dan lain sebagainya.
Menggalakkan pengurangan penggunaan
plastik pada kehidupan sehari-hari juga telah dilakukan, namun jumlah limbah
plastik masih terbilang cukup banyak, tak terkecuali di Kota Malang. Dari data
DKP Kota Malang tahun 2013 menyebutkan bahwa di Kota Malang limbah plastik
menjadi penyumbang limbah terbanyak kedua setelah limbah organik yakni sebesar
115,36 ton setiap harinya (UNESCAP, 2014).
Bab 2
2.1 RUMUSAN MASALAH
Selain itu, limbah plastik juga
menimbulkan permasalahan lain terhadap lingkungan, seperti pencemaran air dan
tanah akibat dari kandungan plastik tersebut; dan pencemaran udara yang
diakibatkan pembakaran plastik yang juga dapat meningkatkan Global Warming. Hal
tersebut juga berdampak pada kesehatan, seperti munculnya penyakit kulit,
infeksi pernapasan dan masalah pencernaan akibat lingkungan yang sudah tercemar
oleh limbah plastik. Jangka panjang selanjutnya, dapat menyebabkan kanker dan
penyakit kronis lainnya.
Di sisi lain kehadiran MEA di Indonesia
sejak Desember 2015 telah membuka babak baru dalam bidang perekonomian antar
Negara ASEAN, termasuk Indonesia. MEA menerapkan sistem pasar bebas dimana
terdapat kemudahan dalam arus perdagangan di Negara ASEAN. MEA bertujuan untuk
meningkatkan stabilitas perekonomian di kawasan ASEAN serta diharapkan mampu
mengatasi masalah – masalah di bidang ekonomi antar Negara ASEAN
(CRMSIndonesia, 2014).
Dengan demikian produk lokal Indonesia memiliki peluang untuk bersaing dalam pasar yang lebih luas pada pasar ASEAN. Begitu juga sebaliknya, produk ASEAN juga memiliki potensi untuk bersaing didalamnya. Melihat kondisi tersebut, produk lokal Indonesia harus diinovasi agar dapat bersaing di kancah Internasional.
BAB 3
PENUTUP
3.1Kesimpulan
Melalui berbagai permasalahan tersebut, penulis berinisiatif untuk membuat sebuah produk lokal berbahan limbah plastik untuk meningkatkan kualitas produk lokal, khususnya di Kota Malang agar dapat bersaing di pasar Internasional melalui program MEA.
Produk tersebut berupa Casing
Handphone yang disertai ukiran timbul Topeng Malangan. Pemanfaatan limbah
plastik menjadi Casing Handphone ini dilatarbelakangi oleh banyaknya penggunaan
Casing Handphone di Indonesia.
Berdasarkan data yang dimuat didapat
menyebutkan bahwa Nurlita, pebisnis Casing Handphone dapat meraih keuntungan
berkisar 50 – 100 juta setiap bulannya dengan produksi 30 – 50 casing handphone
setiap harinya (Detik-Finance, 2016). Hal tersebut membuktikan bahwa penggunaan
Casing Handphone di Indonesia telah menjadi sebuah tren tersendiri. Casing
Handphone ini akan dibuat dari limbah plastik dengan berbagai macam ukuran dan
merek handphone sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Sebagai inovasi dari produk ini, yaitu
berupa penambahan ukiran timbul berupa topeng Malangan. Ukiran timbul ini
merupakan permukaan timbul yang tidak datar pada bagian hidung, mulut, maupun
mata seperti bentuk topeng pada umumnya dan nantinya akan dilukis sesuai
karakter yang ada pada Topeng Malangan.
3.2 Saran
Pemanfaatan desain topeng malangan ini
merupakan salah satu inovasi produk Casing Handphone berciri khas budaya Malang
sehingga dapat bersaing secara global. Diharapkan dengan adanya Casing
Handphone dengan ukiran timbul Topeng Malangan ini dapat menjadi produk lokal
khas Malang yang dapat bersaing di pasar Internasional, salah satunya melalui
MEA sekaligus dapat memperkenalkan budaya tradisional Malang melalui ciri khas
Topeng Malangan tersebut.
Selain itu juga diharapkan mengurangi
jumlah limbah plastik, meningkatkan harga jual limbah plastik di Kota Malang
dan juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Malang karena
pembuatan produk ini menggunakan biaya yang sedikit namun menghasilkan profit
yang maksimal.
9. Contoh Kesembilan
MAKALAH SEJARAH SEJARAH BOM ATOM HIROSHIMA NAGASAKI DAN DAMPAKNYA
(logo sekolah)
(Guru Pembimbing)
Disusun oleh :
(Penyusun 1)
(Penyusun 2)
(Dan selanjutnya.)
(Nama Sekolah)
(Kota Sekolah)
(Tahun Pembuatan Makalah)
2. Contoh Kata Pengantar
KATA PENGANTAR
Penulis panjatkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Atas rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “Sejarah Bom Atom Hiroshima Nagasaki dan Dampaknya” dengan baik dan tepat waktu. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas mata pelajaran Sejarah.
Selain itu, makalah ini bertujuan menambah wawasan tentang sejarah Indonesia bagi para pembaca dan juga bagi penulis. Penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rini selaku guru pembimbing mata pelajaran Sejarah. Tidak lupa juga penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu diselesaikannya makalah ini.
Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kritik dan saran yang membangun diharapkan untuk memperbaiki makalah ini menjadi sempurna. (Tempat, Tanggal, Bulan, Tahun) (Nama Penyusun)
3. Contoh Daftar Isi
DAFTAR ISI
Kata Pengantar……………………………………………...………….1
BAB I Pendahuluan………………………………………………………...…...2
a. Latar Belakang Masalah……………………………………….2
b. Rumusan Masalah……………………………………………...2
c. Tujuan Penulisan………………………………………………..3
BAB II
Pembahasan……………………………………………………………..4
a. Sejarah Bom Atom Hiroshima Nagasaki………………………….4
b. Dampak Bom Atom Hiroshima Nagasaki Untuk Indonesia……….4
c. Dampak Bom Atom Hiroshima Nagasaki di Jepang…………5
BAB III
Penutup
A. Kesimpulan………………………….……………………………5
B. Saran………………………….……………………………………5
Daftar Pustaka……………………………………………………………..6
4. Contoh BAB I : Pendahuluan
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Sejarah Indonesia sangat beragam. Salah satunya adalah ledakan bom atom Hiroshima Nagasaki menjadi salah satu peristiwa bersejarah di seluruh dunia. Bom atom ini dijatuhkan oleh Amerika Serikat pada tanggal 6 Agustus 1945 dan tanggal 9 Agustus 1945 di Kota Hiroshima dan Nagasaki.
Hiroshima adalah kota pelabuhan yang didirikan pada abad ke-16 sebagai kota istana di delta Sungai Ota. Kota Hiroshima terletak di tepi Laut Pedalaman Seto yang terkenal sebagai pusat industri tekstil dan barang-barang yang terbuat dari karet. Kota Nagasaki merupakan Ibu Kota dan kota terbesar di Prefektur Nagasaki yang terletak di pesisir sebelah barat daya Kyushu, Jepang. Kota Nagasaki juga merupakan kota pelabuhan. (dan seterusnya)
B. Rumusan Masalah
Bagaimana Sejarah Bom Atom Hiroshima Nagasaki?
Bagaimana Dampak Bom Atom Hiroshima Nagasaki Untuk Indonesia?
Bagaimana Dampak Bom Atom Hiroshima Nagasaki di Jepang?
C. Tujuan Penulisan
Untuk mengetahui bagaimana sejarah bom atom Hiroshima Nagasaki.
Untuk mengetahui bagaimana dampak bom atom Hiroshima Nagasaki untuk Indonesia.
Untuk mengetahui bagaimana dampak bom atom Hiroshima Nagasaki di Jepang.
Contoh BAB II : Pembahasan
BAB II
PEMBAHASAN
A. Sejarah Bom Atom Hiroshima Nagasaki
Sejarah bom atom Hiroshima dan Nagasaki dimulai pada tahun 1945. Kala itu kedudukan Jepang dalam Perang Asia Timur Raya semakin terdesak.
Pada tanggal 6 Agustus 1945, Kota Hiroshima pun dijatuhi bom atom yang dilemparkan oleh pihak sekutu dengan menggunakan pesawat jenis B-29 milik AS, yang bernama Enola Gay. Setelah kejadian bom atom di Kota Hiroshima, kemudian tiga hari berikutnya pada tanggal 9 Agustus 1956, Kota Nagasaki juga dijatuhi bom atom.
Alasan Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki merupakan perintah dari presiden Amerika Serikat, Harry S, Truman. Akibat ledakan bom atom Hiroshima Nagasaki yang sangat dahsyat, sebanyak 140.000 orang di Kota Nagasaki dan sebanyak 80.000 orang di Kota Nagasaki meninggal dunia.
B. Dampak Bom Atom Hiroshima Nagasaki Untuk Indonesia
Pada tanggal 9 Agustus 1945, Soekarno, Mohammad Hatta, dan Radjiman Wedyodiningrat memutuskan untuk berangkat ke Dalat, Vietnam Selatan untuk bertemu dengan Jenderal Terauchi.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Jepang akhirnya memutuskan untuk menyerahkan kemerdekaan kepada Indonesia. Hal ini disebabkan oleh keadan Jepang yang berada di ambang kekalahan dalam Perang Asia Timur Raya. Lalu, pada tanggal 15 Agustus 1945 setelah Soekarno, Mohammad Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat kembali ke Jakarta, mereka mengumumkan penyerahan tanpa syarat kepada sekutu.
Berita kekalahan Jepang disiarkan oleh radio luar negeri telah diketahui oleh Sutan Syahrir. Sutan Syahrir merupakan tokoh pejuang dari golongan muda. Sejak berita kekalahan Jepang tersebar luas, golongan pemuda mulai mendesak golongan tua untuk mempersiapkan proklamasi kemerdekaan Indonesia.
C. Dampak Bom Atom Hiroshima Nagasaki di Jepang Peristiwa ledakan bom atom Hiroshima Nagasaki ini telah mendorong berakhirnya masa penjajahan Jepang di Indonesia yang menimbulkan banyak dampak negatif.
Peristiwa ini dapat dilihat dari dua sisi. Sisi pertama adalah perang besar menjadi berakhir, dan sisi kedua adalah menyisakan dampak negatif yang luas dan berkepanjangan. Dampak negatif dari bom atom tidak hanya berdampak kepada Kota Hiroshima dan Nagasaki saja, namun dampaknya tersebar luas sampai kepada manusia yang tinggal di sekitarnya.
Saat itu tidak hanya menyebabkan kematian saja, tetapi penurunan derajat kesehatan manusia juga diwariskan ke generasi berikutnya.Banyak bayi yang dilahirkan dalam keadaan cacat fisik, akibat terjadinya mutasi gen.
Selain itu, pencemaran udara, tanah, dan air juga berlangsung dalam waktu yang lama dan mempengaruhi secara langsung derajat kesehatan manusia. Perlu diketahui bahwa Hiroshima merupakan markas militer Jepang, sehingga kota tersebut menjadi target utama Amerika Serikat guna melemahkan pihak Jepang.
Contoh BAB III : Penutup
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan Bom Atom Hiroshima Nagasaki merupakan peristiwa bersejarah yang sangat diingat oleh seluruh bangsa Indonesia, sebab peristiwa ini menjadi awal dari detik-detik Indonesia akan merdeka. Akan tetapi, dampak dari peristiwa ini sangat dahsyat. (dan sebagainya).
B. Saran
Penulisan makalah ini diharapkan bagi para pembaca lebih memahami bagaimana sejarah-sejarah penting yang ada di Indonesia.
Contoh Daftar Pustaka
DAFTAR PUSTAKA Nama Penulis. Tahun Pembuatan. Judul Buku. Kota Penerbit: Nama Penerbit. (Buku 1)
Nama Penulis. Tahun Pembuatan. Judul Buku. Kota Penerbit: Nama Penerbit.
(Buku 2)
(dan seterusnya)
10. Contoh Kesepuluh
Implementasi Konsep Mobile Journalism Antony Adornato pada Media Online
(Studi Kasus Media Online Nasional di Jakarta)
1. LATAR BELAKANG
Pada jaman sekarang ini sumber teknologi dan informasi sudah semakin maju dan berkembang dan bertumbuhnya era baru yang lebih cepat dari yang pernah di bayangkan. Kini tak perlu bersusah payah untuk untuk mencari informasi dengan cepat. Tidak bisa dipungkiri semua orang di dunia pasti membutuhkan informasi dalam hidupnya, karena dengan informasi seseorang dapat mengetahui semua yang terjadi di dunia ini. Selain itu informasi juga bermanfaat dalam mengambil keputusan, baik untuk saat ini maupun masa yang akan datang. Untuk memperoleh sumber informasi yang tepat dan akurat maka masyarakat membutuhkan media massa seperti surat kabar, televisi, radio, dan media online yang tentunya memberikan informasi yang di butuhkan oleh masyarakat banyak.
2. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah yang akan
dibahas dalam penelitian ini adalah :
Bagaimana implementasi mobile journalism dalam pembuatan berita media online dilihat dari konsep mobile journalism menurut Antony Adornato.
3. BATASAN MASALAH
Keterbatasan pertanyaan dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mempersempit ruang lingkup pertanyaan yang akan diteliti lebih lanjut. Oleh karena itu batasan pertanyaan yang akan diteliti yaitu.
Pengaruh mobile journalism terhadap kualitas berita para wartawan yang mempraktekannya di lapangan.
4. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan rumusan masalah yang di jabarkan, peneliti menuliskan beberapa pertanyaan penelitian berikut:
Bagaimana konsep mobile journalism diterapkan dalam praktek jurnalistik pada media online nextren.grid.id.
Bagaimana perkembangan mobile journalism berpotensi untuk menjadi standar baru dalam praktik jurnalisme, terutama untuk melaporkan berita terbaru?
5. TUJUAN PENELITIAN
Berdasarkan rumusan masalah yang dipaparkan di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah tren baru mobile journalism dapat diterapkan dalam mencari, meliput dan menyiarkan sebuah berita serta memiliki potensi untuk menjadi standar baru dalam praktik jurnalisme, terutama untuk melaporkan berita terbaru dalam dunia jurnalistik
1.5. MANFAAT PENELITIAN
Manfaat Teoritis
Dalam penelitian akan memberikan pengetahuan bahwa hasil penelitian Hasil penelitian dapat memberikan gambaran tentang praktek mobile journalism di media online Indonesia.
(RIN)
(Rani Hardjanti)