Pada hari berikutnya, Oey menyerahkan cek senilai Rp75 juta kepada Menteri Sosial Mulyadi Djojomartono.
Oey meninggal dunia pada 16 Oktober 1968, dua tahun sebelum Soekarno wafat. Jenazah Abdul Karim Oey dimakamkan di TPU Tanah Kusir.
Untuk mengenang jasanya, didirikanlah Yayasan Haji Karim Oey di Jakarta di Jakarta pada 1991.
Yayasan tersebut menjadi salah satu pusat syiar Islam, khususnya di kalangan etnis Tionghoa.
(Natalia Bulan)