Selain telah menyebar imbauan dari Dinas Kesehatan, lanjutnya, kepala sekolah juga telah mengingatkan kepada siswa untuk tidak lagi mengonsumsi jajanan ciki ngebul tersebut.
"Dalam setiap kesempatan, kepala sekolah dan guru sudah mengingatkan anak-anak tidak mengonsumsi ciki ngebul untuk menghindari dampak buruk bagi kesehatan," katanya.
Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram dr Hj Ni Ketut Eka Nurhayati sebelumnya mengatakan, makanan ciki ngebul dinilai dapat merusak jaringan tubuh karena suhu dingin di bawah nol derajat.
Makanan yang dimasukkan langsung ke mulut dengan suhu minus nol derajat memicu kerusakan sel jaringan tubuh.
"Sama halnya, kalau kita makan atau minum yang panas bisa menyebabkan lidah melepuh. Begitu juga kalau dingin," katanya.