Untuk melakukan rotasi dalam periode 24 jam, daerah khatulistiwa berpacu dengan kecepatan hampir 1.600 kilometer (1.000 mil) per jam.
Sementara di dekat kutub, bumi berputar dengan lambat 0,00008 kilometer (0,00005 mil) per jam.
Dalam analoginya, anggaplah seseorang sedang berdiri di garis khatulistiwa dan ingin melempar bola ke temannya di tengah Amerika Utara.
Jika lemparan tersebut bergerak dalam garis lurus, bola akan mendarat di sebelah kanan temannya.
Dikarenakan temannya bergerak lebih lambat dibandingkan seseorang yang berada di garis khatulistiwa.
Itu yang disebut dengan defleksi akibat efek Coriolis. Aliran udara akan membelok ke kanan di bagian utara.
Sementara di bagian selatan, arus akan membelok ke kiri.