Pemilihan gua biasanya dipengaruhi oleh 2 faktor, yakni kondisi di sekitar yang tidak terlalu lembab dan dekat dengan sumber air, lalu faktor ketersediaan sumber makanan.
Selain itu faktor hewan buas pada zaman purba lah yang menjadikannya faktor kuat untuk manusia purba tinggal di dalam gua.
Di dalam gua ternyata manusia-manusia purba meninggalkan jejak dan budaya, hal itu dibuktikan dengan hasil penemuan tulang Sampung di Gua Lawa dekat Sampung.
Yang dihasilkan manusia purba
Kebudayaan Tulang Sampung
Alat-alat manusia purba zaman mesolitikum yang ditemukan di gua tersebut di antaranya alat-alat batu seperti mata panah dan flake, batu penggiling, dari tulang tanduk.
Sebagian alatnya ditemukan di Sampung, oleh sebab itu dinamakan Kebudayaan Tulang Sampung.
Hal itu dijelaskan dalam hasil penelitian tentang abris sous roche, yakni gua menyerupai ceruk batu karang yang digunakan sebagai tempat tinggal yang dilakukan oleh Van Stein Callenfels, penelitian itu dilakukan dari 1928 sampai 1931.