August Weismann
Teori August Weismann berisikan perubahan sel-sel tubuh akibat pengaruh lingkungan tidak diwariskan pada keturunanya. Evolusi menyangkut pewarisan gen-gen lewat sel-sel kelamin.
Ini bermakna jika evolusi berkaitan dengan gejala seleksi alam pada faktor-faktor genetik. Ia membuktikan lewat seekor tikus.
Ketika ia mengawinkan dua tikus yang masing-masing ekornya dipotong selanjutnya anak-anak tikus yang sudah dewasa dipotong ekornya dan dikawinkan dengan sesamanya. Hasilnya anak-anak tikus berekor.
Ia melakukan eksperimen itu hingga 21 generasi tikus dan hasilnya sama.
(Natalia Bulan)