10 Tokoh Filsafat Yunani Kuno, Ada Penemu Matematika hingga Fisika

Rina Anggraeni, Jurnalis
Rabu 09 November 2022 09:52 WIB
Ilustrasi (Foto: Adobe)
Share :

JAKARTA- 10 tokoh filsafat Yunani kuno menarik untuk diulas. Yunani merupakan negara dengan memiliki beragam sejarah serta para tokoh-tokohnya yang mendunia. Negara ini menjadi salah satu pusat peradaban kuno yang terletak di ujung Semenanjung Balkan.

Berikut 10 tokoh filsafat Yunani kuno yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Socrates

Socrates merupakan salah seorang filsuf Yunani kuno yang cara hidup, karakter, dan pemikirannya memberikan pengaruh besar pada filsafat Barat.

Lahir sekitar abad 470 sebelum masehi dan wafat di umur 71 tahun 399 sebelum masehi.

Di negara asalnya yaitu Athena, Socrates dikenal sebagai tokoh yang diakui secara luas dan kontroversial, sehingga ia sering diejek dalam drama dramawan komik.

Socrates wafat pada 15 Februari 399 SM usai menerima hukuman mati. Ia dianggap tidak bersedia mengakui dewa-dewa Yunani yang diakui oleh negara.

Socrates juga dipandang telah merusak moral pemuda melalui pemikiran-pemikirannya.

2. Plato

Seorang murid dan sahabat Socrates, Plato, juga merupakan filsuf Yunani kuno yang namanya terkenal hingga saat ini.Plato lahir di Athena, Yunani, pada 428 SM atau 427 SM dan meninggal di tahun 348 SM.

Melansir Jurnal Cendikia berjudul ‘Mengenal Filsafat Antara Metode Praktik dan Pemikiran Socrates, Plato, dan Aristoteles’ (2019), pemikiran Plato yang sangat mendunia dan tidak bisa dikesampingkan dari perkembangan filsafat Barat adalah mengenai ide.

Plato apik membangun kerangka pemikiran dengan pengaruh luar biasa, dan bisa merangkum berbagai persoalan filosofis dari masa sebelumnya.

Berlandaskan pada pemikirannya tentang ide, Plato membagi dunia atas dua jenis, yakni ide rasional dan ide indrawi.Dunia rasional adalah ketika ide-ide tersebut hanya terbuka bagi rasio kita sendiri.

3. Pythagoras

Bagi pencinta matematika, sudah pasti tak asing dengan rumus Pythagoras.Rumus ini ditemukan oleh seorang ahli matematika dan filsafat legendaris asal Samos, Yunani yang bernama Pythagoras.

Melansir laman Britannica, ia lahir pada 570 SM dan meninggal dunia di Italia, sekitar 500 sampai 490 SM.

Pythagoras merupakan putra seorang pedagang asal Tirus bernama Mnesarchus dan sering mengikuti ayahnya bepergian.

Di masa mudanya, Pythagoras diketahui membara ke berbagai negara, seperti Mesir dan Babilonia. Sementara itu, Pythagoras diketahui tidak menulis buku. Seluruh pemikirannya disampaikan oleh para muridnya.Ia kemudian mendirikan sekolah filsafat dan agama di Crotone, Italia Selatan.

Pythagoras memiliki banyak murid, namun tidak diketahui secara pasti berapa jumlah muridnya saat itu.

Ia juga dikenal luas sebagai matematikawan murni yang vegetarian dan hidup jauh dari gelimang harta.

Laman Sekolah Matematika dan Statistik Universitas St Andrews, Skotlandia, menyebut ada lima keyakinan yang dipegang teguh Pythagoras.

Yakni, bahwa pada tingkat yang paling dalam realitas bersifat matematis, bahwa filsafat dapat digunakan untuk pemurnian spiritual, bahwa jiwa dapat bangkit untuk bersatu dengan yang Ilahi, bahwa simbol-simbol tertentu memiliki nilai mistik dan signifikansi, serta bahwa semua saudara ordo harus menjaga kesetiaan dan kerahasiaan ketat.

4. Aristoteles

Satu lagi filsuf kuno yang masih sangat dikenal luas adalah Aristoteles. Tokoh asal Stgeira, Yunani, adalah anak dari seorang dokter pribadi bagi Raja Makedonia.

Aristoteles lahir pada 428 SM dan pindah ke Athena di usianya yang ke-18 tahun untuk berguru dengan Plato.

Sejarah menyebut, Aristoteles menjadi murid Plato selama 20 tahun.Masih menurut informasi yang dikemukakan dalam Jurnal Cendikia ‘Mengenal Filsafat Antara Metode Praktik dan Pemikiran Socrates, Plato, dan Aristoteles’ (2019), Aristoteles lebih berpikir secara saintifik saat mengemukakan pendapatnya 

Hal ini terlihat dari pandangan filsafatnya yang lebih sistematis dan mengedepankan metode empiris.

Nama Aristoteles tenar sebagai Bapak Logika, lebih spesifik logika tradisional. Pemikirannya itu menjadi pengantar bagi logika modern yang ada di masa ini.

5. Archimedes

Merupakan seorang matematikawan, fisikawan, insinyur, dan astronom asal Yunani yang terkenal. Archimedes lahir di Sisilia, Italia pada 287 SM. Ia menemukan konsep ketakhinggaan yang merupakan bahan dasar kalkulus integral, selain juga menemukan prinsip matematis tuas yang merupakan sebuah sistem katrol yang didemonstrasikannya dengan menarik sebuah kapal.

Archimedes juga merupakan seorang fisikawan dengan penemuan-penemuannya yang kemudian dikenal sebagai “Hukum Archimedes”. Hukum tersebut berisikan teori jika benda dicelupkan pada suatu zat cair, maka benda akan mendapatkan gaya ke atas yang besarnya sama dengan gaya yang dipindahkan.

6.Thales

Thales dijuluki sebagai Bapak Filsafat Yunani, yang pernah mengemukakan pendapat bahwa bumi itu berasal dari air. Thales juga dikenal sebagai ahli matematika dan astronomi, yang juga aktif dalam bidang politik serta geometri. Thales mengembangkan ilmu matematika dan astronomi dengan menjelaskan pendapatnya bahwa bulan bisa bersinar karena pantulan cahaya matahari.

7. Anaximander

Menurut Apollodorus, seorang penulis Yunani kuno, Anaximandros (610-546 SM) telah berumur 63 tahun pada saat Olimpiade ke-58 yang dilaksanakan tahun 547/546 SM.[2] Karena itu, diperkirakan Anaximandros lahir sekitar tahun 610 SM.Kemudian disebutkan pula bahwa Anaximandros meninggal tidak lama setelah Olimpiade tersebut usai, sehingga waktu kematiannya diperkirakan pada tahun 546 SM.

Menurut tradisi Yunani kuno, Anaximandros memiliki jasa-jasa di dalam bidang astronomi dan geografi.Misalnya saja, Anaximandros dikatakan sebagai orang yang pertama kali membuat peta bumi.

8.Parmanides

Parmanides (540-475 SM) berasal dari Kota Elea di Italia Selatan. Ia dikenal sebagai tokoh logikawan pertama dalam sejarah filsafat. Bahkan, ia disebut sebagai filsuf modern pertama. Salah satu pemikiran Parmanides yaitu, bersatu ialah bentuk dari realitas, sesuatu itu tidak bergerak dan tidak berubah.

9.Hippocrates

Hippocrates (469-377 SM) adalah filsuf yang ahli dalam bidang kedokteran. Saking piawainya, ia dijuluki sebagai Bapak Ilmu Kedokteran Modern. Hippocrates pernah mengemukakan ilmu kedokteran adalah ilmu yang mulia. Oleh karena itu, hanya orang-orang yang sanggup menjunjung kehormatan diri dan profesil yang layak menjadi dokter.

10. Empedokles

Empedokles (495-435 SM) merupakan filsuf yang ahli tentang pluralisme. Ia juga dikenal sebagai seorang dokter, politikus, serta penyair. Empedokles selalu menulis karyanya ke dalam sebuah puisi. Puisi pertama yang ia tulis diberi judul Periha Alam, dan yang kedua bertajuk Penyucian-penyucian.

 (RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya