4 Negara dengan Gaji Guru Tertinggi, Tertarik Bekerja di Sana?

Ajeng Wirachmi, Jurnalis
Minggu 06 November 2022 15:43 WIB
Ilustrasi/Unsplash
Share :

JAKARTA - Kehadiran guru sangat diperlukan dan vital bagi pendidikan seluruh siswa di seluruh negara.

Tenaga pendidik ini berperan penting untuk membentuk kepribadian awal para peserta didik, sebelum nantinya beranjak ke tingkat pendidikan tinggi.

Lantas, berapa besar gaji seorang guru? Berikut adalah 4 negara yang memberikan gaji tertinggi kepada para gurunya.

1. Luksemburg

Berdasarkan data milik OECD (Organization for Economic Co-operation and Development), Luksemburg menempati urutan pertama negara yang memberikan gaji tertinggi bagi para guru.

Guru yang baru saja memulai tugasnya akan mendapat gaji sebesar USD71.812 atau Rp1,1 miliar per tahunnya (berdasarkan kurs dolar per 3 November 2022 yakni Rp15.665,50).

Sementara itu, jika guru sudah memiliki pengalaman selama 15 tahun, gaji yang didapat adalah USD104.846 atau Rp1,6 miliar per tahun.

Masih menurut laporan OECD, guru dengan gelar sarjana di negara tersebut akan diberikan pelatihan selama 4 tahun oleh ECEC (Early Childhood Education and Care).

Dalam pelatihan tersebut, guru juga akan menjalani uji kompetisi, sehingga guru yang diizinkan mendidik anak-anak di Luksemburg memiliki kualitas terbaik.

2. Jerman

Jerman berada di urutan kedua sebagai negara yang paling besar memberikan gaji kepada guru. Dalam setahun, seorang guru baru akan dibayar sebesar USD69.599 atau setara dengan Rp1,09 miliar per tahun.

Ketika sang guru sudah mengabdi selama 15 tahun, maka gaji yang akan diterima adalah USD85.049 atau Rp1,3 miliar per tahun.

Namun, ada satu hal yang dikritisi kesejahteraan guru di Jerman. Laman Education International menyebut, guru-guru di Jerman jarang mendapat pelatihan yang terstruktur dan direncanakan dengan matang.

Bahkan, terkadang akses untuk mendapat pelatihan juga sulit.

Maka dari itu, para pengamat pendidikan di Jerman memberikan masukan kepada pemerintah untuk semakin aktif menyediakan pelatihan bagi guru dan menyelenggarakan konferensi nasional bersama Kementerian Pendidikan untuk mengevaluasi fasilitas yang diberikan kepada para guru.

3. Swiss

Swiss memberikan gaji kepada guru-gurunya senilai USD60.948 atau Rp954 juta per tahunnya.

Sayangnya, OECD tidak memiliki data gaji yang diberikan kepada guru di Swiss ketika sudah memiliki masa kerja 15 tahun.

Melansir laman Swissinfo, saat ini Swiss tengah menghadapi kondisi di mana kualitas pengajaran di sekolah-sekolah menurun.

Sebab, guru bersertifikat di negara tersebut berkurang jumlahnya. Menurut Ketua Asosiasi Guru Dagmar Rösler, sekolah-sekolah mengalami kesulitan mendapatkan guru dengan kualifikasi memadai, apalagi jika sekolah tersebut menggunakan bahasa pengantar Jerman.

Kurangnya guru yang berkualitas, akan menyebabkan banyaknya orang tua siswa yang memilih pendidikan di rumah atau home schooling untuk anak-anaknya.

Meskipun gaji guru di Swiss tergolong sudah tinggi, namun pihak asosiasi berharap bahwa pemerintah tetap bisa menaikkan gaji guru, sehingga profesi ini menarik di mata masyarakat.

4. Afrika Selatan

Para guru di Afrika Selatan mendapat gaji sebesar USD57.893 atau Rp906 juta per tahunnya.

Sama seperti Swiss, data gaji guru dengan pengalaman mengajar 15 tahun juga tidak disediakan OECD. Rupanya, pendapatan guru yang tinggi di Afrika Selatan ini tidak diimbangi dengan kualitasnya.

Laman News24 menyebut, kualitas guru yang kurang baik sangat berimbas pada kualitas pendidikan di negara itu. Sekitar 10% guru dilaporkan tidak menghadiri kelas setiap hari.

Sementara itu, ditemukan pula 79% guru matematika yang mengajar siswa kelas 6 SD tidak menguasai materi.

Meskipun demikian, pemerintah Afrika Selatan tetap berusaha untuk meningkatkan kualitas guru, contohnya adalah dengan giat memberika pelatihan.

Laporan CDE (Centre for Development and Enterprise) menyatakan bahwa Afrika Selatan cukup kekurangan guru di bidang matematika dan sains.

(Natalia Bulan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya