2. Bahasa pengantar
Perbedaan selanjutnya terdapat pada bahasa pengantar yang digunakan pada kedua sekolah.
Sebagian besar sekolah internasional akan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama.
Hal ini dapat membuat kemampuan komunikasi berbahasa asing para siswa terus meningkat.
Terlebih lagi, dengan hadirnya para pengajar yang merupakan penutur asli.
Sama seperti sekolah internasional, sekolah nasional pun juga mempelajari bahasa Inggris.
Bahkan, terdapat beberapa sekolah yang sudah menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.
Namun begitu, penggunaan bahasa Indonesia dalam proses kegiatan belajar mengajar masih lebih dominan dibandingkan dengan sekolah internasional.
3. Proses Ajar Mengajar
Dalam sekolah internasional, rasio antara guru dan murid dijaga agar tetap kecil. Hal ini dilakukan untuk menjaga perhatian dan fokus guru kepada anak muridnya.
Biasanya, jumlah siswa pada kelas di sekolah internasional tidak lebih dari 20.
Selain itu, guru-guru yang mengajar di sekolah internasional juga banyak yang didatangkan dari luar negeri.
Hal ini memungkinkan siswa melihat berbagai keanekaragaman budaya dari berbagai dunia.