4. Menipisnya Sumber Pangan
Perubahan iklim dan peningkatan frekuensi peristiwa cuaca ekstrim merupakan dua alasan di balik meningkatnya kelaparan gizi buruk secara global.
Perubahan yang terjadi pada lapisan salju dan es di banyak wilayah Arktik rupanya telah mengganggu suplai makanan dari menggembala, berburu, dan memancing.
Tekanan panas membuat sumber air dan padang rumput untuk berkurang, sehingga menyebabkan penurunan hasil panen dan mempengaruhi hewan ternak.
Pada sektor perikanan, pertanian, dan peternakan dapat hancur atau menjadi kurang produktif.
Karena lautan menjadi semakin asam, sumber daya laut yang dikonsumsi miliaran orang terancam.
Jika tidak mempunya bahan pangan yang mencukupi, lantas bagaimana manusia bisa bertahan hidup?
5. Kesehatan Terancam dan Daya Tahan Tubuh Menurun
Dampak perubahan iklim terus membahayakan kesehatan manusia, melalui polusi udara, penyakit, cuaca ekstrem, tekanan kesehatan mental, peningkatan kelaparan dan gizi buruk di berbagai tempat yang tidak memiliki sumber pangan yang memadai.
Banyak penyakit yang muncul seiring perubahan suhu dan cuaca ekstrem. Manusia menjadi mudah sakit dikarenakan daya tahan tubuh yang terus melemah.
Tidak hanya berpengaruh pada fisik manusia, perubahan iklim rupanya juga berpengaruh terhadap perilaku dan mental manusia.
(Natalia Bulan)