Menurut para ilmuwan, peningkatan kadar N2O ini sebagian besar disebabkan karena penggunaan pupuk kimia dalam pertanian.
Hal ini dibuktikan dengan peningkatan tajam N2O di atmosfer yang bertepatan dengan penggunaan pupuk kimia revolusi hijau sekitar tahun 1960-an.
Disimpulkan, penggunaan pupuk kimia berbasis nitrogen dapat meningkatkan kadar gas rumah N2O di atmosfer dan memicu terjadinya pemanasan global.
Selain itu, pembuatan pupuk kimia juga mengemisikan gas karbon dioksida (CO2). Karena selain menggunakan nitrogen, pupuk kimia juga menggunakan senyawa amonia (NH3).
Amonia dibuat pada tekanan tinggi di bawah suhu tinggi maka dari itu ia akan membutuhkan banyak energi dalam pembuatannya.