JAKARTA - Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Waryono Abdul Ghofur menjelaskan bahwa ada 3.890 santri akan mengikuti Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS).
Program ini setara dengan Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Diketahui, ujian akan berlangsung mulai 30 Mei hingga 4 Juni 2022 mendatang.
"Mulai hari ini, digelar ujian PKPPS jenjang Ula. Ada 3.890 santri yang saat ini tercatat di kelas 6 jenjang ula dan mereka mengikuti ujian hingga 4 Juni mendatang,"kata Waryono dikutip dalam keterangan resminya, Selasa,(31/05/2022).
Waryono mengatakan ujian PKPPS jenjang Ula ini dilaksanakan di 28 provinsi di Indonesia.
Dengan demikian, dirinya berharap pada ujian PKPPS tahun ini, pondok pesantren sudah mampu menerapkan konsep merdeka belajar yang menjadi program kurikulum pendidikan Indonesia.
Sebab dalam menyusun soal, kata Waryono, satuan pendidikan harus memenuhi kaidah pendidikan dan pengajaran, baik evaluasi kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skill) maupun kemampuan berpikir tingkat rendah (lower order thinking skill).