JAKARTA - Pembagian masa Pra Aksara berdasarkan corak kehidupannya menarik untuk dikupas. Pasalnya, kehidupan di masa tersebut masih begitu primitif. Manusia purba bertahan hidup dengan cara yang sangat sederhana.
Pra Aksara sendiri memiliki arti sebagai zaman dimana manusia purba belum mengenal tulisan. Sehingga tidak ada informasi tertulis mengenai zaman tersebut. Bukti adanya masa Pra Aksara adalah dengan ditemukannya fosil dan artefak.
Lantas, bagaimana dengan Pembagian Masa Pra Aksara Berdasarkan Corak Kehidupannya? Berikut penjelasannya.
Pembagian Masa Pra Aksara Berdasarkan Corak Kehidupannya
Kehidupan di masa Pra Aksara mengalami perubahan dari masa ke masa. Meskipun perubahan ini tidak instan dan memerlukan waktu yang lama. Pada masa ini, manusia purba mengawali cara hidup nomaden atau berpindah-pindah hingga pada akhirnya mengenal hidup menetap di suatu wilayah.
Melansir dari Modul Pembelajaran SMA: Sejarah Indonesia oleh Dra. Veni Rosfenti, M.Pd, corak kehidupan manusia purba di masa Pra Aksara adalah sebagai berikut:
Masa Berburu dan Meramu
Di masa ini, manusia purba bertahan hidup dengan cara berburu makanan dan juga meramu makanan. Masa ini juga disebut sebagai masa mengumpulkan makanan. Karena inilah manusia purba saat itu sangat bergantung pada alam sekitar.
Berdasarkan pola kehidupannya, masa ini terbagi menjadi dua tahap, yaitu:
1. Masa Berburu dan Meramu Tahap Awal
Ciri dari kehidupan ini adalah manusia purba menggunakan perkakas yang terbuat dari batu utuh dan belum bisa digunakan untuk bercocok tanam. Sehingga untuk bertahan hidup mereka mengumpulkan makanan dari alam dan hidup secara berpindah-pindah atau nomaden.
2. Masa Berburu dan Meramu Tingkat Lanjut
Ciri kehidupan di masa ini adalah manusia purba tinggal di dekat pantai dan mulai mengenal bercocok tanam meskipun masih sederhana. Manusia purba hidup secara semi-sedenter.