Ratusan Siswa SMA di Baubau Produksi Minyak Kelapa Massal

Andhy Eba, Jurnalis
Selasa 05 April 2022 17:02 WIB
Siswa SMA di Baubau memproduksi minyak kelapa massal. (iNews/Andhy Eba)
Share :

BAUBAU – Ratusan siswa dari berbagai SMA dan SMK di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) memproduksi minyak goreng tradisional atau minyak kelapa secara massal, di Alun-Alun Kotamara, pada Sabtu kemarin.

Produksi minyak goreng ini dilakukan untuk menyikapi kelangkaan di pasaran yang harganya tengah melonjak.

Wali Kota Baubau, Laode Ahmad Monianse mengatakan, sebagai alternatif untuk minyak goreng jika nantinya minyak goreng kembali langka di pasaran.

Setiap sekolah membentuk beberapa kolompok. Lalu tiap kelompok itu memproduksi minyak goreng.

Para siswa itu membawa kelapa yang telah dikupas kulitnya dan diparut. Kemudian di lapangan mereka membuat perapian menggunakan kayu bakar. Namun, ada beberapa juga yang menggunakan kompor.

Santan yang sudah diperas kemudian dimasukkan dalam wajan dan di aduk-aduk secara bergantian hingga mendidih sampai minyak kelapa serta kotorannya berpisah.

Proses membuat minyak goreng dengan bahan dasar kelapa ini menghabis waktu hingga 2 jam. Jika sudah masak, minyak disaring dan dimasukkan ke dalam wadah yang telah disediakan.

Siswa peserta pembuatan minyak goreng massal ini, Nanda Safitri, mengaku sangat senang bisa terlibat. Mereka bisa tahu proses pembuatan minyak. “Seru banget soalnya buatnya ramai-ramai. Saya belum pernah buat (minyak kelapa-red), pengalaman baru dalam hidup,” kata Nanda Safitri di lokasi.

Jika suatu saat minyak langka, mereka bisa membuatnya untuk kebutuhan di rumah masing-masing. “Insya Allah kalau lagi susah minyak, kita bakalan bikin lagi,” ucapnya.

Hasil dari pembuatan minyak goren ini cukup banyak. Setiap sekolah bisa memproduksi 20 hingga 30 botol minyak kelapa ukuran 800 mililiter.

Upaya yang dilakukan KNPI Ssultra sangat tepat dalam mengusulkan gerakan membuat minyak goreng dengan melibatkan pemuda dalam mengatasi kelangkaan dan harga minyak goreng yang saat ini masih tinggi.

Gerakan membuat minyak goreng secara massal bagi siswa tidak hanya digelar Baubau, tapi di 17 kabupaten/kota dan diikuti pelajar SMA/SMK se-Sultra dengan target 12 ribu minyak kelapa.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya