Selain itu, Ma'ruf Amin menekankan, agar dalam mengembangkan ilmu tidak hanya dipahami secara tekstual, namun harus dapat dikembangkan, diaktualisasi, didinamisasi pada pemikiran, mengembangkan dan memahaminya secara lebih kontekstual.
Dia berharap agar para santri, sebagai orang yang dianggap memahami ajaran-ajaran agama dapat berperan dalam merubah, memperbaiki dan memberi solusi permasalahan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Saya berharap santri tidak hanya menjadi pencari kerja tetapi menjadi tokoh-tokoh perbaikan, tokoh-tokoh perubahan, problem solver, tokoh-tokoh yang menyelesaikan masalah di masyarakat,” pungkasnya.
Baca Juga: Atdikbud Canberra Harap Mahasiswa Jadi Garda Terdepan Penguatan Daya Saing Nasional
(Arief Setyadi )