Universitas Trunojoyo Madura Dukung Kampanye Plastik Sekali Pakai

Ishadi Ik (Koran Sindo), Jurnalis
Kamis 30 Desember 2021 10:05 WIB
Universitas Trunojoyo Madura dukung kampanye plastik sekali pakai (Foto: Ishadi IK)
Share :

GRESIK - Komunitas Bridge Peduli lingkungan (Brilian) dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) meminta segera untuk mensosialisasikan program Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Gresik tentang pengurangan plastik sekali pakai ke masyarakat.

Perda Kabupaten Gresik Nomor 3 Tahun 2021 tentang pengurangan plastik sekali pakai itu menjadi yang pertama di Indonesia.

Anggota komunitas Brilian, Yuniar Humairoh Ningtyas dan Ayu Candra Wulan mengatakan, bahwa komunitasnya peduli terhadap lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dari bahaya sampah plastik sekali pakai.

“Untuk itu kami bersama teman – teman memberikan surat kepada Bupati Gresik tentang Perda Nomor 3 Tahun 2021. Tujuannya untuk segera mensosialisasikan ke masyarakat,” kata Yuniar.

Baca juga:  Penggunaan Kantong Plastik Masih Marak di Pasar Tradisional Jakarta Barat

Dilain sisi, Yuniar melanjutkan dalam usulan kepada Bupati Gresik untuk melakukan pameran brantas xoxo, penerapan zero waste cities dan operasi pohon plastik.

Pameran dan program ini untuk mendukung adanya Perda Kabupaten Gresik Nomor 3 Tahun 2021 yang ada. Sehingga perlu adanya pelaksanaan program yang mendukung dalam menumbuh kembangkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengurangan penggunaan PSP (Plastik Sekali Pakai).

 Baca juga: Karya Mahasiswa Trunojoyo Pukau Masyarakat Internasional

“Kami melakukan pameran dalam menindaklanjuti program dari Perda itu. Pelaksana ini untuk mendukung menumbuh kembangkan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai,” ungkapnya, Rabu (29/12/2021).

Sementara ITU Direktur Eksekutif Ecoton Gresik, Prigi Arisandi mengatakan, bahwa komunitas Brilian dari mahasiswa Agribisnis Universitas Trunojoyo Madura, untuk usulkan kampanye pengurangan plastik sekali pakai dengan pameran keliling kampung yang mengetengahkan problem sampah plastik.

Mereka mendatangi Kantor Gubernur Jawa Timur, Kantor Bupati Gresik dan mengirimkan via pos kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang mempunyai kewenangan atas sungai Brantas sebagaimana ditetapkan dalam Sungai Strategis Nasional.

“Kami berharap dengan adanya usulan dari mahasiswa UTM bisa disosialisasikan dan terutama pengurangan sampah plastik sekali pakai di Gresik. Karena kami sudah melakukan pameran plastik di Gresik,” ungkapnya.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya