Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka bakti 20 tahun Akabri tahun 2001, dan menyasar khusus anak-anak usia 6-11 tahun. Vaksin ini dikemas dalam wisata vaksin, agar anak-anak merasa terhibur dan tidak takut datang ke gerai vaksin.
Menurutnya, anak-anak sebagai generasi penerus harus benar-benar dijaga, dan vaksinasi ini untuk memberikan kekebalan imunitas kepada anak-anak.
"Target yang dicapai dalam wisata vaksin anak ini sebanyak 1.000 anak, dan bisa dicapai dalam sehari," jelas Yuniar.
Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengapresiasi, pelaksanaan vaksinasi anak yag dilakukan Polres Kendal. Dengan konsep wisata vaksin anak-anak dihibur petugas berpakaian superhero, sehingga tidak takut dan merasa terhibur.
"Vaksinasi anak ini yang selanjutnya akan digenjot pemerntah kabupaten Kendal, setelah capaian vaksinasi dewasa dan lansia sudah terpenuhi," jelas Dico.
Sementara, Wakil Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia Jawa Tengah, Muhammad Sarofil Anam menjelaskan vaksin yang digunakan untuk anak-anak berbeda dengan vaksin jeni sinovac yang digunakan kepada orang dewasa.
"Meski berbeda dengan jenis yang disuntikan kepada orang dewasa, tahapan pemeriksaan kesehatan kepada anak yang akan divaksin tetap dilaksanakan," jelasnya.
Anak-anak sendiri merasa senang dan terhibur dengan wisata vaksin ini, karena banyak tokoh superhero yang ditemui.
Dalam wisata vaksin ini anak-anak disiapkan bus pariwisata, untuk diantar jemput di sekolahan sampai di lokasi vaksin. Tidak hanya itu, disiapkan wahana permainan anak tradisional agar mereka yang menunggu giliran bisa bermain.
Polres Kendal menyiapkan pula ratusan makanan ringan yang dibagikan kepada peserta vaksin, dan hadiah bagi anak-anak yang sudah divaksin.
(Khafid Mardiyansyah)