"Nah, pupuk buatan siswa ini, sebagai pengganti pupuk kimia. Harapannya, dengan pupuk gratis ini, bisa meringankan beban petani," salah satu SMK Pemda, Ari Mustofa.
Dengan pembuatan pupuk ini, siswa juga diajarkan untuk mengolah limbah, agar bisa bermanfaat. Limbah kotoran sapi, yang sebelumnya dibuang ke sungai, bisa diolah oleh siswa.
Rencananya, proses pembuatan ini akan terus dilakukan. Setelah seribu liter, habis dibagikan, akan membuat lagi seribu liter, seterusnya, setiap bulan. Upaya kreatif siswa ini, bisa menjadi solusi, saat petani kesulitan pupuk kimia.
(Khafid Mardiyansyah)