Kemendikbudristek Dukung Vaksinasi Masyarakat Adat Sukabumi Usai Sukses Vaksin Suku Baduy

Neneng Zubaidah, Jurnalis
Senin 01 November 2021 12:05 WIB
Vaksinasi massal masyarakat adat Sukabumi (Foto: Kemendikbudristek)
Share :

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Kebudayaan Ristek dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Kepercayaan Tuhan Yang Maha Esa, Direktorat Jenderal Kebudayaan kembali melakukan vaksinasi massal setelah sukses melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat Adat Baduy, Banten.

Sasaran kali ini ditujukan bagi Masyarakat Kesatuan Adat Banten Kidul di Sukabumi, tepatnya Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sabtu 30 Oktober 2021.

Sekitar 1000 masyarakat mendapatkan vaksinasi. Vaksinasi ini juga bekerjasama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan

 Baca juga: Puas Ikut Vaksinasi Massal, Warga Bandung Doakan Partai Perindo Semakin Maju

Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang tergabung dalam Tim Koordinasi layanan advokasi bagi penghayat kepercayaan terhadap Tuhan YME.

Seperti dijelaskan Sjamsul Hadi selaku Direktur Kepercayaan Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Kemendikbudristek, tujuan vaksinasi ini untuk menindaklanjuti program pemerintah dalam mencegah covid-19.

Baca juga: Warga Serbu Vaksinasi Massal Partai Perindo Jabar, 1.000 Dosis Ludes dalam Hitungan Jam

“Programnya bagaimana masyarakat sehat dan terbebas dari virus Corona. Dan sasaran kali ini yaitu masyarakat di Kasepuhan Adat Ciptarasa dan Ciptagelar,” katanya melalui siaran pers, Minggu (31/10/2021).

Selain sebagai upaya pelindungan, program vaksinasi kali ini juga mengarah pada aksi sinergi dan kolaborasi pemberdayaan. “Kegiatan ini terlaksana berkat gotong royong berbagai pihak, pemerintah dan swasta,” jelas Sjamsul Hadi.

Pihak yang terlibat seperti Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Mandalawangi, Lifebuoy, Rumah Zakat, Asia Muslim Charity Foundation (AMCF), Humanitarian Forum Indonesia, Klik Dokter dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Salah satu faktor keberhasilan pemerintah menekan laju pandemi pasca gelombang kedua adalah mempercepat pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat. Program vaksinasi kini juga diarahkan guna menjangkau kelompok masyarakat yang berada di wilayah dengan aksesibilitas terbatas seperti masyarakat adat.

Sebagai subjek yang mendapatkan jaminan konstitusi untuk menjalankan hak-hak tradisionalnya, keberadaan masyarakat adat penting mendapatkan pelindungan dari pageblug Covid-19. Salah satu langkah pelindungan bagi masyarakat adat dilaksanakan melalui pemberian vaksin, dengan tujuan

agar mereka kembali mampu melakukan aktivitas pemajuan kebudayaan secara normal.

Selain pemberian vaksin, juga dilakukan sejumlah kegiatan seperti penanaman bibit pohon dan juga penyerahan sarana penunjang kesehatan seperti masker, sabun cuci tangan hingga vitamin, serta penunjang pendidikan bagi masyarakat adat.

Guna memastikan tetap berlangsungnya aktivitas pemajuan kebudayaan oleh masyarakat adat, Kemendikbudristek juga menyelenggarakan dialog dengan tokoh serta pemangku adat setempat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan juga agar Masyarakat Kesatuan Adat Banten Kidul di Sukabumi, khususnya di Kasepuhan Ciptarasa, Ciptagelar, Ciptamulya, dan Sinarresmi terus aktif melestarikan adat istiadat, ritus, kearifan lokal dan lingkungan fisik mereka”, pungkasnya.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya