MOJOKERTO - Bermula dari hobi menanam bunga, seorang pelajar SMA di Kabupaten Mojokerto sukses membudidayakan anggrek dengan berbagai jenis. Dari hasil budi daya dan jual beli anggrek tersebut, dia bisa menghasilkan cuan hingga Rp40 juta per bulan.
Tak hanya menghasilkan keuntungan besar dari usaha budi daya anggrek ini, Setiawan Ramadhani juga menciptakan lapangan pekerjaan untuk teman-teman di sekolahnya.
BACA JUGA: Koleksi Ratusan Anggrek, Taman Bunga Ini Jadi Objek Wisata Baru di Bali
Uniknya, nama-nama anggrek miliknya dari tokoh nasional seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, ibu Negara Iriana Joko Widodo, serta nama-nama kejadian di Indonesia seperti tenggelamnya kapal selam Nanggala.
Remaja berusia 18 tahun yang masih menempuh pendidikan di SMA 2 Kota Mojokerto itu setiap pulang sekolah disibukkan dengan menanam dan merawat anggrek di kebun belakang rumahnya, di Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Menanam bunga anggrek dilakukan untuk menciptakan spesies-spesies baru anggrek, sehingga muncul varian baru. Butuh ketelatenan tinggi untuk menanam dan merawat anggrek, mulai dari menciptakan anggrek baru dengan mengambil sari putik bunga, memindahkan anggrek ke pot kecil dan memindahkan anggrek ke pot besar dengan media dari arang kayu.
BACA JUGA: Berawal dari Hobi, Pasutri Raup Cuan dari Budidaya Anggrek
Keberhasilan Setiawan membudi dayakan anggrek dan menjualnya dilakukan sejak 2017 lalu, saat dia duduk di kelas 3 SMP. Awalnya hanya bunga biasa berbagai jenis, namun, saat diajak sang ibu ke kios bunga di Jalan Brawijaya, Kota Mojokerto, dia melihat keindahan anggrek bulan atau phalaenopsis amabilis dan tertarik untuk membudi dayakanya hingga sekarang.