JAKARTA - Arti Pancasila bagi bangsa Indonesia tentu bermakna sangat dalam. Pancasila merupakan suatu topik yang harus dipelajari oleh pelajar Indonesia, untuk memahami esensi dari dasar negara bangsa Indonesia.
Menyadur buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Perspektif Santri, memahami peran Pancasila di era reformasi, khususnya dalam konteks sebagai dasar negara dan ideologi nasional, merupakan tuntutan hakiki agar setiap warga negara Indonesia memiliki pemahaman yang sama dan akhirnya memiliki persepsi dan sikap yang sama terhadap kedudukan, peranan dan fungsi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Baca juga: 28 Jurusan Kuliah untuk Anak IPA, Apa Saja?
Baca juga: Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Singkat, Termasuk Strukturnya
Berikut adalah beberapa arti Pancasila bagi bangsa Indonesia:
1. Pancasila Sebagai Paradigma Ketatanegaraan
Pancasila sebagai paradigma ketatanegaraan artinya Pancasila menjadi kerangka berpikir atau pola berpikir bangsa Indonesia, khususnya sebagai dasar negara ia sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.
2. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Bidang Sosial Politik
Pancasila sebagai paradigma pembangunan bidang sosial politik mengandung arti bahwa nilai-nilai Pancasila sebagai wujud cita-cita Indonesia merdeka.
3. Pancasila Sebagai Paradigma Nasional Bidang Ekonomi
Pancasila sebagai paradigma nasional bidang ekonomi mengandung pengertian bagaimana Pancasila diimplementasi-kan secara riil dan sistematis dalam kehidupan nyata.
4. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Nasional Bidang Kebudayaan
Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional bidang kebudayaan mengandung pengertian bahwa Pancasila adalah etos budaya persatuan, di mana pembangunan kebudayaan sebagai sarana pengikat persatuan dalam masyarakat majemuk.
5. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Nasional Bidang Hankam
Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional bidang Hankam, maka paradigma baru TNI terus diaktualisasikan untuk menegaskan, bahwa TNI telah meninggalkan peran sosial politiknya atau mengakhiri dwifungsinya dan menem patkan dirinya sebagai bagian dari sistem nasional.
6. Pancasila Sebagai Paradigma Ilmu Pengetahuan dengan Memasuki Kawasan Ilmu
Pancasila sebagai paradigma ilmu pengetahuan dengan memasuki kawasan filsafat ilmu (philosophy of science) diartikan bahwa Pancasila diletakkan sebagai paradigma, dasar dan arah penerapan ilmu pengetahuan pada aspek ontologis, epistomologis, dan aksiologis.
(Widi Agustian)