"Kan jelas, kalau ada kasus di sekolah ya dihentikan. Sehingga tolong SOP-nya dijalankan," ujar Ridwan Kamil.
Presentasi klaster tertinggi didapati pada sekolah menengah atas yakni 4,66 persen atau 16 sekolah dari 343 sekolah. Pendidikan anak usia dini sebanyak 29 sekolah atau 1,89 persen, sementara sekolah dasar 61 sekolah atau 2,14 persen.
(Angkasa Yudhistira)