JAKARTA - Dua guru asal Indonesia ikut tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Namun, mereka bukan tampil sebagai atlet, melainkan sebagai juri. Wahyana dan Lia, kedua pahlawan tanpa tanda jasa itu menjadi wasit cabang bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020.
Hebatnya, Wahyana dipercaya memimpin jalannya laga final tunggal putri Olimpiade Tokyo 2020. Dia seorang guru mata pelajaran olahraga di SMP 4 Patuk, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul.
Baca juga: Langgar Prokes, 16 Atlet Dapat Peringatan Keras dari Panitia Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020
Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim, sampai angkat topi untuk keduanya. Nadiem menilai kedua sosok guru ini menjadi inspirasi mengharumkan nama Indonesia.
“Setelah pelajar, kini giliran sosok guru yang berprestasi di ajang olah raga dunia. Terima kasih atas pengabdian Bapak Wahyana dan Ibu Lia yang berhasil menembus Olimpiade Tokyo 2020 sebagai wasit cabang bulu tangkis,” tulis Nadiem di akun Instagram-nya nadiemmakarim, Sabtu (7/8/2021).
Baca juga: Alami Anemia Sejak Lahir, Atlet Sepeda Ini Bertransformasi Jadi Juara Dunia