Sejak diluncurkan 20 Mei lalu, Program Literasi Digital Nasional sudah menjangkau 3.691.028 peserta di 34 provinsi.
Melalui siaran yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani, menyatakan pandemi Covid-19 memaksa setiap orang untuk lebih banyak memanfaatkan dan mengoptimalkan teknologi di berbagai sektor, termasuk untuk pendidikan.
Menurut Ali, belajar secara daring sudah banyak digunakan di madrasah sehingga pelajar perlu memperkuat literasi digital agar bisa menghasilkan budaya digital yang sehat dan baik. (din)
(Rani Hardjanti)