3. Yusril Ihza Mahendra (Menteri Sekretaris Negara (2004–2007), Menteri Kehakiman dan HAM (2001–2004) & Menteri Hukum dan Perundang-undangan (1999–2001)
Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra (lahir di Manggar, Belitung Timur, Bangka Belitung, 5 Februari 1956) adalah seorang advokat, akademisi di bidang hukum tata negara, politikus, dan salah seorang tokoh pemikir dan intelektual Indonesia.
Ia pernah bekerja di Sekretariat Negara sebagai penulis pidato Presiden Soeharto dan BJ Habibie, kemudian menjadi anggota DPR/MPR RI, dan selanjutnya menjabat sebagai Menteri Hukum dan Perundang-Undangan, Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dan Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia.
Yusril memulai kariernya sebagai pengajar di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dalam mata kuliah Studia Islamica, Hukum Tata Negara, Perbandingan Hukum Tata Negara, Teori Ilmu Hukum, dan Filsafat Hukum. Yusril Ihza Mahendra merupakan Alumni FIB UI tahun 1976 dan FH UI tahun 1983.
4. Agus Martowardojo, Menteri keuangan Indonesia (2010-2013), Gubernur Bank Indonesia (2013-2018)
Agus Dermawan Wintarto Martowardojo (lahir di Amsterdam, Belanda, 24 Januari 1956) adalah seorang bankir yang menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia sejak 23 Mei 2013 hingga 23 Mei 2018.
Agus menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia yang ke-16 pada tanggal 24 Mei 2013 sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 45/P tahun 2013, untuk periode lima tahun yang berakhir pada 2018.
Sebelum menjadi Gubernur Bank Indonesia, Agus adalah Menteri Keuangan yang ke-27 dalam Kabinet Indonesia Bersatu II, menggantikan Sri Mulyani Indrawati sejak 19 Mei 2010 hingga 19 April 2013. Sebelum menjabat sebagai Menteri Keuangan, Agus D.W. Martowardojo memegang posisi kunci di beberapa bank terkemuka di Indonesia.
Menjabat sebagai Presiden Direktur dan CEO Bank Mandiri (2005–2010),[5] Direktur Utama Bank Permata (2002-2005), penasihat Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (2002), Managing Director Bank Mandiri (1999–2002), Direktur Utama PT Bank Exim Indonesia (1998–1999), dan Presiden Direktur Bank Bumiputera (1995–1998).
Di awal kariernya, Agus Dermawan Wintarto Martowardojo bergabung dengan Bank Niaga (1986–1994) dan Bank of America (1984–1986). Agus D.W. Martowardojo juga memimpin Dewan Penasehat Asosiasi Bank Indonesia sejak 2009. Ia merupakan sarjana ekonomi di Universitas Indonesia tahun 1984. (din)
(Rani Hardjanti)