JAKARTA - Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) melalui Medical Students in COVID-19 (Medico-19) Research Group meluncurkan sebuah naskah kebijakan (policy brief) berjudul “Dari Edukasi hingga Vaksinasi: Meningkatkan Kontribusi Mahasiswa Kedokteran dalam Penanggulangan Pandemi dan Bencana”.
Medico-19 Research Group adalah tim penelitian student-initiated yang dibimbing oleh berbagai ahli di bidang pendidikan kedokteran serta berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai fakultas/program studi kedokteran di seluruh Indonesia.
Baca juga: Vokasi UI Juara Umum Kompetisi Artificial Intelligence GCC
Tim ini berada di bawah Departemen Pendidikan Kedokteran FKUI dan Indonesia Medical Education and Research Institute - Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (IMERI-FKUI).
Dekan FKUI, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB mengatakan, peluncuran policy brief ini dilakukan untuk menjawab isu tentang kurangnya tenaga kesehatan saat ini. Menurutnya, dalam konteks ini, keberadaan mahasiswa kedokteran merupakan suatu potensi tersembunyi yang dimiliki negara.
Baca juga: Bantu Tangani Covid-19, UI Alihfungsikan Asrama Mahasiswa Jadi Lokasi Isoman
“Hasil penelitian policy brief ini menyatakan dari awal mahasiswa kedokteran di Indonesia siap kalau memang diminta untuk terlibat sebagai relawan di masa pandemi. Di awal masa pandemi, misalnya, mahasiswa membuat gerakan Nutrisi Garda Terdepan dan ini menjadi support bagi para tenaga kesehatan saat itu dalam bentuk nutrisi. Potensi-potensi seperti ini yang diharapkan dapat kita kembangkan nantinya,” katanya melalui siaran pers, Jumat (16/7/2021).